Yuk, Terapkan Ramadhan Hijau dengan 4 Cara Ini!

0
193
ramadhan hijau

Sebagai bulan yang dinanti-nantikan oleh kaum Muslim, sejatinya Ramadhan tidak hanya dijadikan untuk memperkuat keimanan saja tetapi juga ajang berkumpul dan silaturhami dengan keluarga.

Nah, biasanya acara kumpul-kumpul tidak lepas dari acara makan-makan ataupun aktivitas kekeluargaan lainnya. Tanpa disadari kegiatan berkumpul seperti ini biasanya tidak hanya menyisakan kenangan, tapi juga sampah.

Menurut data yang dihimpun oleh Parongpong Recycle and Waste Management, ada penambahan produksi sampah 200 ton setiap kali bulan Ramadhan di Jakarta. Dan jumlah sampah ini sebagian besar datangnya dari makanan restoran yang tidak habis dimakan.

Sudah jadi kebiasaan, ketika waktu berbuka tiba kita kalap dan memesan makanan terlalu banyak, jadinya mubazir. Selain sayang tidak dimakan—mengingat masih banyak orang yang membutuhkan, ini juga menyisakan sampah.

Karenanya, alangkah baiknya bila kita lebih bijak menjalani Ramadhan yang sudah tinggal hitungan minggu ini dengan menerapkan konsep hijau. Yuk, berikut rekomendasi tips dari kami:

  1. Bawa Wadah Makanan Sendiri

Pastinya ada banyak kegiatan buka bersama yang Anda ikuti, Nah untuk meringankan beban sampah, ada baiknya Anda membawa wadah makan sendiri. Sebagai gambaran saja, sebuah penelitian di University of Southern Indiana menyebutkan 65% sampah rumah tangga diwakili oleh wadah kemasan makanan. Dan harga yang konsumen bayarkan untuk pembelian makanan, sebenarnya termasuk dengan biaya untuk kemasan.

  1. Hindari Menyisakan Makanan dan Minuman

Pesanlah makanan berbuka dengan kesadaran bukan kerakusan. Ini juga berlaku saat memasak makanan untuk sahur. Sejatinya kondisi memesan makanan tanpa kesadaran tidak hanya terjadi di bulan Ramadhan saja. ReFED (Rethink Food Waste Through Economic Data) mencatat, 63 juta ton sampah sisa makanan terbuang setiap tahunnya di AS.

  1. Jaga Kebersihan Saat Salat Id
menjaga kebersihan salat id
Sumber: Tempo

Nah, yang satu ini paling tidak boleh dilupakan. Pasca salat id, ummat kerap meninggalkan selebaran koran di halaman masjid. Dan ini menjadi rutinitas setiap tahun, dalam arti hampir selalu ditemukan sampah koran ataupun bungkusan sisa makanan ummat yang menunggu keluarganya di sekitaran masjid.

BACA JUGA: Menginap di Eco Homestay, Membuat Traveling Anda Lebih Berkesan

Akan lebih syahdu rasanya apabila Anda membawa kembali alas koran yang dibawa, atau tertiblah untuk membuangnya ke tempat sampah.

  1. Bingkisan Lebaran Tanpa Plastik

Bingkisan Lebaran kerap menjadi salah satu kewajiban untuk diberikan kepada rekan kerja maupun keluarga. Yuk, di tahun ini lebih cerdas memilih bahan untuk bingkisan Lebaran, salah satu contohnya adalah menggunakan bees wax wrap atau memakai teknik Furoshiki yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga cantik dan menarik.

 

Nah, apakah Anda punya ide Ramadhan hijau yang lain?

BACA JUGA: Jangan Biarkan Indonesia Jadi Raja Sampah Plastik