Ubah Sampah Jadi Berkah

0
81

Berdasarkan data World Economy Forum pada tahun 2020, setiap menitnya masyarakat di Indonesia menghasilkan sekitar 13 ton sampah plastik. Berbagai organisasi yang peduli akan masalah ini terpanggil untuk melakukan langkah-langkah perbaikan. Salah satunya adalah Garnier, sebuah brand kecantikan yang meluncurkan kampanye #OneGreenStep yang telah diluncurkan sejak Januari 2021.

Melalui kampanye ini, masyarakat dapat menggunakan eRecylce untuk mengumpulkan sampah. Nilai sampah yang terkumpul akan dilipatgandakan oleh Garnier dan didonasikan untuk anak-anak pemulung di Jadetabek, bekerja sama dengan XSProject, NGO yang memiliki misi meningkatkan taraf kehidupan keluarga pemulung Jakarta. Selain itu, untuk setiap transaksi produk Garnier di Tokopedia (click here and here), konsumen juga telah berdonasi sebesar Rp. 1.000,- untuk XSProject.

“Dalam kampanye #OneGreenStep untuk Kebaikan, XSProject akan berkontribusi dengan memberikan dukungan edukasi untuk anak-anak keluarga pemulung berupa biaya sekolah, seragam, buku, makanan, hingga kesehatan. Sudah sewajarnya kita memberikan dukungan penuh kepada anak-anak dari keluarga pemulung mengingat kontribusi besar mereka terhadap ekonomi sirkular dan usaha bersama kita dalam mencapai keberlanjutan. Harapan kami, melalui kampanye ini kita dapat meningkatkan kehidupan keluarga pemulung dan membantu menghentikan siklus kemiskinan,” papar Retno Hapsari, General Manager of XSProject.

Brand Ambassador, Chelsea Islan turut menyampaikan antusiasmenya untuk kampanye ini, “Gerakan Green Beauty sangat memudahkan aku dalam menjalankan komitmen green living aku. Di tahun ini, aku senang sekali bisa kembali turut ambil bagian di #OneGreenStep, yang memungkinkan kita semua untuk berkontribusi mengurangi sampah sekaligus donasi dukungan edukasi bagi anak-anak keluarga pemulung bersama Garnier dan XSProject. Walaupun hanya satu langkah kecil, tapi bersama-sama, kita bisa memberikan dampak yang besar.”

“Kita semua bisa berpartisipasi dalam #OneGreenStep dan memenuhi target mengumpulkan 100 ton sampah di tahun 2021 guna mendukung pemerintah memenuhi target pengurangan sampah sebesar 30% yang sejalan dengan PPRI 97 tahun 2017. Di bulan Ramadan ini, ayo kita melakukan #OneGreenStep untuk kebaikan dengan berdonasi untuk edukasi anak-anak keluarga pemulung melalui aplikasi eRecycle, sambil terus mempercantik bumi!” tutup Pandu.

Produk Dengan Kemasan Ramah Lingkungan

Dengan aksi mendukung keberlanjutan, mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana aplikasi konsep ramah lingkungan pada produk Garnier sendiri?

Dalam konferensi persnya Rabu silam (8/5), Garnier juga mengumumkan pencapaiannya dari kampanye Green Beauty yang diluncurkan tahun lalu, antara lain kemasan ramah lingkungan untuk beberapa produknya yaitu Sakura Glow Waterglow Essence dengan kemasan 100% PCR PET dan Micellar Water dengan kemasan 25% PCR PET. Produk Garnier juga telah disetujui oleh Cruelty Free International di bawah The Leaping Bunny.

Garnier juga merupakan salah satu produsen mask tissue. Produk ini digemari di seluruh dunia, namun sayangnya karena sifatnya yang sekali pakai, mask tissue menjadi beauty waste yang menimbulkan sampah, termasuk kemasannya yang umumnya terbuat dari plastik. Menjawab masalah ini, Pandu mengatakan Garnier akan mencari inovasi agar tetap sejalan dengan konsep keberlanjutan.

BACA JUGA: Hemat (Sampah) Pangkal Kaya, Buku Panduan Jaga Lingkungan Sambil Dapat Cuan

BACA JUGA : Amankah Bahan-Bahan Dalam Produk Perawatan Tubuh Anda?