Begini Caranya Agar Anak tidak Kecanduan Gadget

0
365

Umumnya semua orangtua sudah mengetahui, kalau kecanduan gadget akan memberikan efek yang buruk pada anak. Tidak hanya bagi kesehatan mata, tetapi juga kemampuan sosial seseorang. Adapun yang banyak belum diketahui adalah cara yang efektif untuk menghindarinya.

Di acara Healthy Living Festival yang digelar di Plaza Semanggi, Oktober silam, Vivi Ang, certified behavior consultant, praktisi terapi bermain, dan pemilik pusat kebugaran otak anak, Brainfit, di Gading Serpong berbagi cara agar para orang tua dapat menyiasati penggunaan gadget agar anak tetap hidup dengan “normal”.

  1. Berkomunikasi verbal lebih banyak

Dalam sebuah keluarga saling berbicara dan bercerita adalah hal yang penting. Berkomunikasi secara verbal membuat kita tidak hanya belajar untuk mengungkapkan apa yang ada di pikiran dan perasaan kita, tetapi juga belajar untuk mendengarkan orang lain. Seringkali seseorang hanya dapat berbicara tetapi tidak mampu mendengarkan dengan baik. Oleh karena itu, mendengarkan perlu diajari sejak dini. Hal ini akan mengasah kemampuan sosial mereka dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Melalui komunikasi verbal, orang tua dapat menerapkan aturan-aturan main dalam keluarga kepada anak-anak. Sehingga mereka dapat mengerti bahwa mereka memang memiliki kehendak penuh atas dirinya tetapi harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Dengan berkomunikasi secara langsung, orang tua dapat menyampaikan apa yang mereka maksudkan dengan lebih jelas.

  1. Menjadi Role Model bagi anak

Jadilah contoh yang baik bagi anak-anak. Jika kita, sebagai orang tua, ingin agar anak-anak tidak bermain gadget di meja makan atau saat family time, kita harus memulainya terlebih dahulu. Berikan contoh untuk tidak asik dengan HP atau tablet pada kondisi tersebut. Perlu juga disadari bahwa naluri anak-anak adalah meniru atau mencontoh orang lain, terlebih orang tuanya. Maka, mulailah dari kita dalam menerapkan kebiasaan baik, dan anak-anak akan melakukannya juga.

  1. Tetapkan peraturan yang berlaku untuk semua anggota keluarga

Sebagai role model, tugas orang tua berikutnya adalah menerapkan peraturan yang mengajarkan nilai-nilai sosial yang ada di masyarakat. Penerapan peraturan ini bisa dimulai dari orang tua, sehingga peraturan dalam keluarga bukan hanya untuk anak-anak tetapi juga untuk semua anggota. Dengan menyadari bahwa diri kita semua sama, anak-anak akan belajar untuk lebih respect atau menghargai orang lain.

  1. Memprioritaskan waktu yang berkualitas

Salah satu yang bisa dilakukan orang tua adalah tidak mengerjakan pekerjaan kantor saat sudah berada di rumah dan berkumpul dengan anak-anak, atau tidak mengganggu waktu bersama keluarga di akhir pekan dengan berbagai alasan. Mendapatkan prioritas waktu dari kedua orang tua menanamkan dalam diri anak-anak kalau mereka dicintai dan diterima dengan dalam lingkungan terdekatnya.

BACA JUGA : Anak Kecanduan Gadget: Apa yang Orangtua Harus Lakukan?