Tips Hadapi COVID-19 dengan Imunitas Tubuh yang Selaras

Susan Hartono MSc., CHt. Holistic Nutrition & Self Healing Coach -Intuitive Healing Practitioner

0
35

Cobb Salad

TIP#6: MAKAN ‘REAL FOOD’

  • PILIH MAKANAN UTUH, SEGAR, ALAMI, TINGGI SERAT DAN ANTIOKSIDAN
  • PERBANYAK SAYURAN (UPAYAKAN BEBAS PESTISDA & PUPUK SINTETIS)
  • KURANGI GULA & GORENGAN
  • HINDARI MAKANAN 4P (PENGAWET, PERASA, PEWARNA, PEMANIS BUATAN)
  • GUNAKAN GARAM LAUT ATAU HIMALAYAN PINK SALT

Untuk daya tahan tubuh yang kuat, hindari processed foods dan junk foods (makanan yang diolah secara agresif, overcooked, hanya tinggi lemak dan karbohidrat tapi rendah gizi mikro dan serat).

Pastikan asupan makanan kita tinggi vitamin, mineral, antioksidan, serat, protein & karbohidrat berkualitas, dan minyak yang sehat. Juga tidak ada salahnya mengurangi makanan tinggi gluten.

Selain itu, pastikan untuk tidak OVER-EATING. Over-eating dan konsumsi gula berlebihan hanya akan menurunkan daya tahan tubuh.

Perbanyak makan: wortel, broccoli, jeruk nipis atau lemon, jeruk bali, jambu klutuk, papaya, kiwi, brazil nuts, jamur shiitake, telur kampung/probiotik rebus.

Untuk sementara ini, jangan makan raw food dulu. Kukus atau tumis semua sayuran.

TIP#7: MAKAN MAKANAN PREBIOTIK AND PROBIOTIK

Menjaga kesehatan pencernaan adalah gawang awal tubuh yang sehat sebab 70-80% sistem imun kita berada pada saluran cerna. Agar pencernaan kita sehat, kita perlu menyeimbangkan mikrobioma usus. Rutinlah mengkonsumsi makanan prebiotik dan probiotik.

Prebiotik: bawang-bawangan, pisang yang belum matang, asparagus, berbagai sayuran

Makanan probiotik: yoghurt susu, kefir susu, kefir air, yoghurt kelapa, tempe, kimchi, sauerkrauts, dsb.

BACA JUGA: Resep: Sirup Probiotik Alami dari Jahe, Lemon, Madu

TIP#8: BERSIHKAN KEMASAN PRODUK BELANJAAN DAN BARANG DELIVERY

Bilas dengan air panas (jika memungkinkan), spray dengan disinfektan alami (terutama untuk produk makanan). Untuk kemasan produk lainnya, dapat dilap dengan tisu dan hand sanitizer.

Pastikan cuci sayuran dan buah dengan air mengalir, kupas kulit buah. Disinfektan alami dapat dibuat dari rebusan air daun sirih.

TIP#9: MANFAATKAN HERBAL DAN REMPAH

Gunakan herbal dan rempah dalam keseharian sebagai antivirus, antibakteri dan anti- inflamasi alami, contoh yang secara umum aman bagi autoimun:

Kunyit, jahe, bawang putih, bawang merah, bawang bombai, kapulaga, sambiloto, sereh, kelor, pegagan, cengkeh, kayu manis, ketumbar, temulawak, kencur, meniran, oregano.

Contoh resep herbal untuk influenza dan batuk yang telah saya terapkan sendiri, terinspirasi dari buku Herbal Indonesia Berkhasiat (dr. Prapti Utami adalah salah satu penulisnya) adalah:

Resep 1:

  • 1 biji sedang Bawang putih
  • 2 SDM Air jeruk nipis
  • 1 SDM Madu mentah (hutan atau organik)
  • Air putih

Kukus bawang putih hingga matang, dan campur dengan jeruk nipis, madu mentah dan air secukupnya. Orang dewasa: 4x sehari 2 sdm. Anak usia 6-12 tahun: 3x sehari 2 sdm.

Resep 2:

  • 3 SDM Bawang putih parut
  • 5 biji Kapulaga
  • 5 biji Cengkeh
  • 1 jari tangan Kayu manis
  • 30 gr Adas
  • 60 gr Gula batu

Semua bahan direbus dalam 1,25 gelas air hingga sisa 1 gelas. Saring bila sudah agak dingin. Minum 3x sehari 1 sdm sesudah makan.

Resep 3:

  • Sejempol Jahe
  • 2 akar Sereh sedang (digeprek)
  • 12 butir Kapulaga

Rebus semua dalam air 500 ml hingga sekitar 300 ml. Saring dan minum 1-2 gelas (150- 300 ml) per hari. Bisa tambah madu mentah maks 1 sdt per kali minum.

TIP#10: SUPLEMENTASI dan ESSENTIAL OIL

Yang akan saya share disini adalah supportive nutrient yang umum. Untuk detail suplementasi, terutama jika memiliki penyakit tertentu, lebih baik personalized dan supervised.

Tambahkan vitamin C, vitamin D3 (bagi yang belum), omega 3 dan zinc (khususnya jika mulai meriang, batuk atau pilek). Sebagai catatan, hindari penggunaan suplementasi dosis tinggi dalam waktu panjang tanpa pengawasan.

Untuk essential oil, pilihlah brand yang berkualitas. Essential oil yang berguna untuk melawan virus dan bakteri, contohnya: oregano, thyme, frankincense, lemon, ginger, peppermint, basil, cengkeh, eucalyptus, sage.

BACA JUGA: Essential Oil: Berkat Alam Yang Memulihkan