Susah Tidur Gara-Gara Stres? Coba Redakan Dengan Cara Ini…

0
685
tidur essential oil

Sama seperti berolahraga atau mengonsumsi makanan sehat, kita semua perlu tidur yang berkualitas baik. Saat tidurlah organ tubuh kita beristirahat dan membersihkan tubuh dari racun. Hasil bersih-bersih tersebut dikeluarkan saat pagi, melalui air seni ataupun buang air besar, sehingga tubuh kembali segar.

Banyak teori tentang berapa jam dalam sehari seharusnya seseorang tidur, namun anjuran standarnya kita tidur 7-8 jam sehari, dimulai sebelum pukul 22.00, sehingga idealnya pada pukul 22.00 Anda sudah terlelap dan organ tubuh tertentu sudah mulai “jam piket”nya. Meski penting, banyak orang merasa tak berdaya karena mereka memang sulit tidur, entah karena terlalu lelah bekerja atau memang banyak pikiran sehingga tubuh sulit untuk rileks. Mungkin Anda pernah mengalaminya dan tidak heran lagi kalau keesokan harinya Anda merasa badan tidak bugar, sulit konsentrasi dan akhirnya tidak produktif.

Lalu apa dong solusinya? Jika berlangsung dalam jangka waktu yang lama, tak sedikit orang yang mencari pertolongan menenggak pil tidur yang mudah ditemukan di pasaran. Namun kabar baiknya, itu bukan satu-satunya pilihan. Karena Anda bisa beralih ke produk yang lebih alami, yaitu minyak atsiri atau lebih dikenal dengan essential oil.

Maria Satiaputri, direktur Spa Bali Factory, sebuah produsen oil untuk spa, mengatakan bahwa ada beberapa minyak esensial yang dapat digunakan untuk mengatasi stres dan gangguan tidur, contohnya minyak esensial Lavender, Frankincense, Jeruk, dan Peppermint.  “Untuk meredakan stres di tempat kerja, Anda bisa mencampurkan Lavender atau Frankincense dengan Bergamot,” ungkap Maria. Kedua minyak esensial tersebut bisa dicampurkan dengan air, untuk kemudian diuapkan dengan menggunakan difuser atau lilin. Bergamot yang segar akan melembutkan efek lavender dan frankincense, sehingga stres hilang tapi masih semangat untuk bekerja, tanpa ada efek mengantuk. Sedangkan untuk memudahkan tidur, minyak esensial yang digunakan adalah Jeruk, Lavender, Frankincense dan Peppermint. Untuk memudahkan, kita bisa membeli campuran minyak esensial yang memang dibuat khusus untuk meredakan stres dan sulit tidur. Selain lebih praktis, campurannya sudah dibuat oleh para ahli dengan ukuran jumlah minyak yang pas.

Bergamot yang memiliki aroma segar
Frankincense, yang sering disebut The King of Essential Oils

Efek menenangkan ini didapat dari aroma yang dihirup, sehingga membuat orang menjadi rileks dan mudah untuk tidur. Keempat minyak esensial ini bersifat aromatik, sehingga aromanya yang bekerja untuk memperbaik ritme tubuh. Pun ketika minyak tersebut digunakan sebagai campuran pijat, aroma-nya tetap memegang peranan. Hanya saja ketika dipijat, otot-otot juga menjadi rileks, peredaran darah lebih lancar sehingga otomatis akan memudahkan orang untuk tidur. Efek akan lebih baik lagi jika saat pijat, minyak yang sama juga didifuse sehingga efeknya bisa lebih kuat.

Maria menegaskan efek minyak esensial bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Ada yang hanya sekali saja menggunakan minyak esensial sudah lebih rileks dan mudah tidur, ada juga yang harus menggunakan berulang-ulang, baru bisa terasa efeknya. Maria mengatakan hal tersebut masih wajar karena setiap orang memiliki respon yang berbeda-beda pada khasiat minyak esensial. “Tetaplah gunakan dengan dosis yang wajar, karena biarpun alami, minyak esensial juga dapat menimbulkan efek samping,” jelas Maria. Efek samping yang timbul biasanya pusing atau sakit kepala untuk pemakaian hirup dan kulit kemerahan untuk pemakaian minyak yang dioles.

Jadi, kuncinya adalah mendengarkan tubuh, dan tidak terburu-buru, karena bukankah jika tidak sabar juga akan menimbulkan stres?