Santhi Serad
Santhi Serad, pendiri ACMi. Foto: Dokumentasi pribadi

Meningkatnya antusiasme orang-orang untuk hidup lebih sehat mendorong mereka untuk mengusahakan sesuatu yang lebih alami dalam menu makanannya. Bahan makanan yang diklaim mengandung serat tinggi, antioksidan dan berbagai mineral penting kini banyak diburu. Hanya saja, karena kiblat makanan sehat ini kebanyakan dari luar Indonesia, bahan-bahannya pun lebih banyak impor.

Hasilnya, harganya menjadi mahal sehingga banyak yang beranggapan bahwa untuk hidup sehat haruslah mengeluarkan banyak uang. Padahal, jika mau ditelaah lebih jauh, banyak bahan makanan asal Indonesia yang memberi manfaat bagi kesehatan.

Untuk tujuan ini, Santhi Serad melakukan kampanye superfood Indonesia pada setiap kesempatan bincang-bincang atau demo masak yang dilakukan oleh Aku Cinta Masakan Indonesia (ACMI). Dalam kesempatan tersebut, Santhi mengkampanyekan pegagan atau yang memiliki nama latin Centella Asiatica ini sebagai salah satu superfood Indonesia.

manfaat pegagan
Pegagan bisa ditanam sendiri

Dalam berbagai kesempatan, Santhi membuat berbagai makanan dengan menambahkan pegagan seperti Dadar Pegagan, Salad Jeruk Bali Pegagan dan masih banyak lagi. Santhi menambahkan bahwa pegagan pun bisa dicampurkan dalam berbagai smoothie. “Rasanya tidak terlalu kuat, jadi bisa dicampurkan dengan berbagai makan. Bahkan, dibuat rujak pun bisa,” ujar Santhi.

Menurut beberapa penelitian yang sempat dilakukan oleh Santhi, pegagan memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Selain memiliki kadar antioksidan yang tinggi, pegangan juga bersifat  anti inflamasi yang berfungsi untuk mengurangi peradangan. Hal ini menyebabkan pegangan sangat baik untuk orang yang memiliki masalah dengan persendian atau athritis. Dengan begitu banyaknya manfaat, Santhi merasa bahwa daun ini perlu kembali diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Lewat bincang-bincang dengan beberapa orang, orang-orang Indonesia di masa lalu telah memasukkan pegagan dalam menu makanan mereka. Santhi mengatakan karena tanaman ini cukup mudah tumbuh di mana saja, sehingga bisa langsung dipetik ketika dibutuhkan. Cobalah diinggat-ingat apakah para nenek kita kerap memetik daun bulat kecil bergerigi untuk dijadikan lalap atau tambahan asinan sayur? Dengan berbekal cerita ini, Santhi kemudian mencoba menjadikan pegagan sebagai tanaman yang dibudidayakan dalam kebunnya. Santhi memang memiliki kebun yang tanaman lokal, yang biasanya didistribusikan pada restoran ataupun perusahaan makanan.

Manfaat Pegagan
Inilah penampakan Pegagan atau Centella Asiatica

Santhi mengatakan kampanyenya melalui berbagai acara ACMI cukup membuahkan hasil. Orang-orang mulai menyadari tentang manfaat pegagan dan mulai bertanya-tanya tempat mendapatkannya. Karena mudah tumbuh di mana saja, Santhi menyarankan untuk menanamnya sendiri sehingga tinggal petik jika membutuhkan. Jika memang orang yang bersangkutan kesulitan menanam sendiri, Santhi menyarankan beberapa tempat untuk membeli pegagan. Santhi berharap lambat laun makin banyak orang-orang yang mengenal super food asli Indonesia.