Minum Air Hangat Jauh Lebih Baik Ketimbang Minum Air Dingin?

0
138
minum air hangat

Air minum adalah cara paling sederhana yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Tubuh kita terdiri dari 60% air, sehingga air adalah sebuah keharusan. Otak Anda sangat dipengaruhi oleh status hidrasi. Kehilangan cairan saat berolahraga saja dapat mengganggu suasana hati, konsentrasi serta meningkatkan frekuensi sakit kepala.

Kita tahu begitu pentingnya kebutuhan air, tapi tahukah Anda mana yang lebih baik: minum air dingin atau air hangat (panas)?

BACA JUGA: Lebih Sehat Mana, Mandi Air Panas atau Air Dingin?

Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Pharmaceutical and Medical Research, ada banyak manfaat dari minum air hangat. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Membersihkan Pencernaan

Segelas air hangat di pagi hari dapat membantu membersihkan tubuh Anda. Ini termasuk memecah makanan di perut dan menjaga sistem pencernaan tetap pada jalurnya. Air hangat membuat makanan lebih mudah untuk pencernaan. Sementara minum air dingin selama atau setelah makan bisa mengeraskan minyak pada makanan yang dikonsumsi dan membuat timbunan lemak di usus.

  1. Membantu Mengatasi Sembelit

Ketegangan pergerakan usus yang disertai kurangnya volume air dalam perut dapat menimbulkan sembelit. Minum air hangat di pagi hari ketika perut dalam keadaan kosong dapat membantu meningkatkan keinginan buang air besar.

  1. Penurunan Berat Badan

Minum lebih banyak air dapat membantu seseorang menurunkan berat badan. Sebagian dikarenakan volume air dapat memberikan sensasi kenyang, membantu tubuh menyerap nutrisi, dan membuang limbah. Lebih dari itu, minum 500 ml air hangat sebelum makan dapat meningkatkan metabolisme hingga 30 % yang berperan dalam penurunan berat badan.

  1. Manfaat Lainnya

Minum air hangat dapat meningkatkan sirkulasi, melancarkan aliran darah, terutama untuk otot yang terluka. Panas yang diberikan pada sinus dapat mengurangi tekanan yang disebabkan oleh pilek dan alergi hidun. Karenanya, minum air panas dapat membantu lendir bergerak lebih cepat. Ini berarti minum air panas dapat mendorong batuk dan hidung menjadi lebih produktif.

Bagaimana dengan Air Dingin?

Pun begitu, di balik manfaatnya yang “wow”, minum air hangat atau panas ketika dehidrasi tidak disarankan. Ini dikarenakan air hangat ataupun panas tidak meredakan haus. Ini bisa berbahaya pada hari-hari ketika tubuh Anda kehilangan air melalui keringat. Makanya, saat dehidrasi ataupun haus yang dahsyat, Anda disarankan untuk mengonsumsi air dingin atau setidaknya air dengan suhu normal untuk meningkatkan kelegaan akan dahaga.

Minum air dingin sehabis berolahraga dapat menstabilkan suhu badan kembali normal demikian juga detak jantung. Ketika flu ataupun pilek, minum air dingin tidak disarankan karena dapat membuat suhu tubuh semakin meningkat dan menyebabkan pencernaan lambat.

Selain itu, buat Anda yang menderita migrain, minum air dingin dapat meningkatkan intensitas sakit kepala. Hmm…kelihatannya air dingin memang lebih pas diminum saat olahraga ya!

BACA JUGA: Ini Anjuran Ahli Gizi Tentang Minum Air Putih Saat Puasa