Menginap di Eco Homestay, Membuat Traveling Anda Lebih Berkesan

0
97
eco homestay selalu berkesan

Kawasan Prawirotaman di Yogyakarta selalu memikat dengan gang-gang sempit kiri kanan jalan yang menyimpan surga pelesirannya sendiri. Buat pejalan yang ingin merasakan denyut Yogyakarta yang lebih lokal akan memilih salah satu penginapan di gang sempit tersebut, ialah ViaVia Guesthouse.

ViaVia tidak hanya dikenal karena film AADC2, jauh sebelum AADC2, ViaVia sudah populer terutama di kalangan eco traveler. Apalagi ViaVia tidak hanya menawarkan penginapan, tetapi juga restoran, toko oleh-oleh, perjalanan tur, dan aktivitas welnness seperti yoga.

“ViaVia punya konsep sustainable tourism, pariwisata yang berkesinambungan dan meminimalis dampak  negatif dari kegiatan/usaha kita terhadap lingkungan, sosial, ekonomi dan budaya,” jelas Romdiyatmi, Manager ViaVia Resto.

eco homestay
Sumber: Instagram ViaVia

Contoh sederhana penerapan konsep sustainable tourism di tempat ini adalah pengurangan penggunaan plastik, menu makanan tanpa MSG, memakai bahan makanan organik, dan tidak menggunakan minyak sawit. Jadi, kalau Anda belanja di toko ViaVia, barang yang Anda beli akan dibungkus dengan kertas.

BACA JUGA: Jangan Biarkan Indonesia Jadi Raja Sampah Plastik

Produk-produk kerajinan tangan yang dijual di ViaVia juga merupakan produk lokal, buah karya penduduk setempat, jadi sangat mendukung lingkungan ekonomi sekitar.

ViaVia bukan satu-satunya pegiat industri wisata yang menerapkan green living dan sustainable tourism. Pastinya masih banyak lagi yang mulai mengaplikasikan green traveling yang selain menjaga lingkungan, juga memberikan pengalaman berbeda buat para turis.

“Biasanya kalau eco homestay itu tempatnya lebih tenang, punya aturan yang bikin tamu jadi mandiri. Ini bisa jadi liburan yang nggak biasa, apalagi buat orang yang memang ingin menyepi,” jelas Vina, wisatawan dari Jakarta yang kerap “kabur” ke Yogyakarta dan memilih menginap di eco homestay.

Seperti yang Vina sampaikan, menginap di eco homestay akan memberikan pengalaman liburan yang mengedukasi. Kalau Vina hanya menjelaskan satu, berikut ini penjelasan lainnya mengapa eco homestay akan membuat perjalanan Anda lebih berkesan!

  1. Lebih dekat Dengan Budaya Setempat

Sesuai dengan konsepnya yang mendukung lingkungan ekonomi sekitar, eco homestay umumnya bekerja sama dengan penduduk sekitar dalam mengembangkan wisata. Seperti menjadikan warga sekitar sebagai tour guide, sehingga Anda bisa langsung berinteraksi dengan pesona lokalitas setempat.

  1. “Memutuskan” Koneksi dengan Dunia Luar

Beberapa eco homestay tidak menyediakan koneksi internet, bahkan lokasinya cukup terpencil yang membuat akses jaringan hanya segaris dua garis. Ini bisa jadi jalan buat Anda untuk “memutuskan” koneksi dengan dunia luar dan berkontemplasi.

Jika selama ini Anda dan gadget bagai pasangan yang tidak bisa dilepas, biarlah liburan kali ini membuat Anda terputus sejenak dari kesibukan kota dan lebih mendekatkan diri kepada alam.

  1. Menjadi Mandiri dan Lebih “Hijau”

    belajar mandiri
    Beberapa eco homestay di Yogyakarta mengajak tamu untuk mandiri dengan mencuci peralatan makan sendiri
    (Sumber: Instagram Yogyakarta BnB)

Terkesan omong kosong? Pengalaman tiga ataupun tujuh hari menginap di eco homestay memang bukan jaminan untuk mengubah kebiasaan Anda yang mungkin selama ini boros listrik, air, tisu, plastik menjadi sangat-sangat greenly.

Setidaknya, mari berharap, pengalaman “hijau” tersebut mencolek nurani untuk menerapkan pola hidup ramah lingkungan.

BACA JUGA: Sudahkah Anda Menjadi Traveler yang Bertanggung jawab?