Calendula yang Menyembuhkan

0
156
bunga calendula

Calendula awalnya digunakan sebagai tanaman hias. Bentuknya yang cantik dan warnanya yang cerah bisa dengan cepat meningkatkan mood di ruangan Anda. Tapi ternyata, bukan hanya enak dipandang, bunga calendula juga bermanfaat bagi kesehatan karena memiliki sifat antiinflamasi, antiseptik, antimikroba, dan antispasmodik. Manfaat ini yang menjadikan bunga calendula sebagai salah satu “obat” rumahan.

Berasal dari selatan Eropa, Bunga calendula dipercaya dapat menyembuhkan luka secara alami. Jenis tanaman ini mampu membunuh dan melemahkan perkembangan virus, dan dapat merawat kulit secara umum.

Tidak heran jika bunga yang sering juga disebut Marigold ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan kosmetik ataupun medis. Saat ini banyak brand perawatan kulit yang menggunakan minyak calendula sebagai bahan lotion, salep, krim, kosmetik dan aroma terapi.

Nutrisi yang terdapat dalam bunga calendula cukup beragam. Calendula dilengkapi dengan vitamin dan senyawa penting seperti calendulin, sterol, beta karoten, rutin, polisakarida, dan karetonoid.

Berikut ini adalah manfaat dari bunga calendula untuk tubuh:

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Urbanstead (@urbanstead) on

Melindungi Terhadap Inflamasi dan Kanker

Calendula mengandung flavonoid dan asam linoleat yang keduanya membantu melawan peradangan. Sebuah studi tahun 2009 menunjukkan bahwa calendula menghambat sitokin proinflamasi.

Calendula juga dikatakan dapat membantu untuk melawan kanker. Sebuah studi yang diterbitkan dalam BMC Cancer menemukan bahwa sifat anti-inflamasi dan imunomodulasi dari calendula menjadikannya obat yang menarik untuk perawatan kanker.

Dalam studi tersebut, calendula menghambat proliferasi sel kanker dan meningkatkan produksi limfosit (sel darah putih dari sistem getah bening). Calendula juga dapat  meredakan pembengkakan yang kadang terjadi setelah radiasi.

Meringankan Kram Pada Otot

Karena kemampuannya untuk menghilangkan kram pada otot, calendula banyak juga digunakan dalam krim dan lotion tradisional. Khasiat yang sama juga bisa bermanfaat meredakan kram saat menstruasi atau diare.

Melancarkan Menstruasi

Amenore (tidak adanya menstruasi bulanan) adalah salah satu kondisi yang bisa dibantu oleh calendula. Calendula telah digunakan secara tradisional untuk membantu melancarkan menstruasi.

Membantu Penyembuhan Kulit dan Luka

Salah satu cara calendula dapat membantu penyembuhan luka adalah dengan merangsang produksi jaringan dan kolagen. Calendula digunakan untuk menyembuhkan goresan, terbakar, memar, dan gigitan serangga.

Karena sifat anti-inflamasinya, calendula dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan juga. Penelitian yang dilakukan oleh Memorial Sloan Kettering Cancer Center mengungkapkan kalau calendula dapat meringankan rasa sakit dermatitis pada pasien kanker payudara yang menjalani radiasi.

Sebagai Antiseptik dan Antijamur

Salah satu manfaat calendula yang paling menarik adalah antiseptik dan antijamur. Karena itu, minyak calendula, teh, dan salep dapat digunakan untuk mengobati infeksi kulit dan infeksi mata serta kondisi kulit secara umum. Selain itu, calendula juga dapat membantu mengurangi radang gusi dan plak karena sifat antiseptiknya.

Untuk Kecantikan & Warna

Calendula dapat digunakan sebagai pewarna makanan, kain, untuk penampilan estetik dari salad dengan memakan kelopak bunga calendula. Untuk fungsi kecantikan, calendula dapat mencegah penuaan dini, jerawat, dan mampu melembapkan kulit.

BACA JUGA: Benarkah Madu Efektif Sebagai Masker Wajah?