Makanan Apa Yang Baik Untuk Orang Dengan Autoimun? Ini Saran Para Ahli!

0
1312
Makanan autoimun

Asupan makanan yang tepat adalah salah satu faktor penting dalam mengendalikan penyakit Autoimun.

Mungkin Anda sudah tahu kalau Autoimun belum ada obatnya, namun bisa dikendalikan, hingga seseorang mencapai kondisi pemulihan, sehat tanpa obat-obatan yang disebut remisi/reversing.

Tiga narasumber ahli memberikan nasehatnya pada lebih dari 200 peserta ODAI yang hadir dalam diskusi “Autoimun, Teman Hidupmu?” yang digelar oleh Marisza Cardoba Foundation di Jakarta, Maret silam.

Acara ini diadakan mengambil momentum di bulan Maret yang ditetapkan sebagai bulan Kepedulian Autoimun Internasional.

Stevent Sumantri Sp.PD, DAA, Wakil Ketua 1 Dewan Penasehat Medis Marisza Cardoba Foundation menjelaskan tentang tiga prinsip utama dalam pemilihan makanan untuk ODAI.

“Pemilihan makanan bagi ODAI (Orang Dengan Autoimun) utamanya untuk mengatur aktivitas peradangan dan autoimunitas dengan 3 prinsip utama, yaitu: rendah kalori, rendah zat antigen dan tinggi zat anti inflamasi,” ujar dokter Stevent yang juga ODAI jenis Ankylosing Spondilitis.

Mengatasi Permasalahan ODAI

Untuk membantu ODAI dalam berkreasi menciptakan makanannya, ia bersama MCF akan meluncurkan buku masak “Romansa Rempah Indonesia” yang berisi resep seperti:

  1. Sup Jantung Pisang,
  2. Kaledo,
  3. Haruan Masak Habang (ikan gabus),
  4. Rabo Ruan, dan masih banyak lagi.

Semuanya merupakan citarasa kuliner dari berbagai daerah Indonesia dengan bahan-bahan yang ramah untuk ODAI.

Asupan Protein Hewani

Untuk asupan protein hewani, drh. Yonita Chandra CHC, MBA, mengingatkan agar ODAI lebih cermat dalam memilih kualitas sumber makanannya.

“Misalnya memilih susu, ayam, dan daging hewan berkaki empat yang pakannya alami, yang tidak mengandung residu kimia seperti antibiotika dan pengawet.

Daging, khususnya, harus diolah dengan rempah alami,”ujar dokter yang juga ODAI dengan jenis IBD (Inflammatory Bowel Disease).

Pilih ikan dari perairan yang tidak tercemar logam berat
Pilih ikan dari perairan yang tidak tercemar logam berat

Lebih lanjut dokter Yonita juga menjelaskan tentang telur dan ikan. “Pilih telur yang bebas Salmonella sp. Dan pastikan mengandung Omega 3 yang bersifat anti inflamasi. 

Pilih ikan yang bersisik dan bersirip, diberi pakan alami seperti:

  1. Tumbuhan,
  2. Tidak mengandung kimia berbahaya.

Atau jika asalnya dari laut, pastikan bukan dari perairan yang sudah tercemar logam berat.

“Misalnya yang masih bersih, wilayah Indonesia Timur,” ungkapnya.

Susan Hartono Msc, CHt, ahli nutrisi, menambahkan pentingnya sayuran. “Porsi sayuran harus lebih besar untuk ODAI, sebisa mungkin organik dan diolah dengan benar (mentah atau dimasak dengan suhu tidak lebih dari 42 derajat celcius).

Selain itu bagus juga untuk mengonsumsi kaldu tulang ayam atau sapi organik, probiotik dan prebiotik, serta pastikan cukup minum air putih sehat setiap hari,”sambung Susan.

Nampaknya semua nasehat yang diberikan para ahli tidak hanya baik untuk ODAI, namun layak menjadi catatan untuk kita semua yang ingin hidup sehat dan berkualitas ya!

BACA JUGA : Diet Tepat untuk Penyintas Autoimun