Lebih Sehat Mana: Mandi Air Panas atau Air Dingin?

0
7819

Terlepas dari apa yang Anda rasakan, baik mandi air panas maupun dingin memiliki manfaat kesehatannya masing-masing.

Penelitian dari North American Journal of Medical Sciences mengungkapkan fakta-faktanya.

Manfaat Air Dingin

  • Mengurangi rasa gatal pada kulit
  • Memberikan efek segar sehingga mata jadi melek
  • Membantu meningkatkan sirkulasi darah
  • Mengurangi nyeri otot setelah latihan
  • Berpotensi meningkatkan penurunan berat badan
  • Membuat rambut dan kulit bercahaya

Mandi air dingin membantu Anda “menyala” di pagi hari. Sebaliknya, air hangat justru membuat Anda rileks dan semakin mengantuk.

Ketika semprotan dingin mengenai tubuh, sontak saraf-saraf tubuh akan terjaga sehingga meningkatkan asupan oksigen, detak jantung, kewaspadaan, termasuk sirkulasi darah. Ketika air dingin mengenai tubuh dan anggota tubuh eksternal, otomatis sirkulasi darah menjadi lancar sehingga dapat membantu tubuh mempertahankan suhu ideal.

BACA JUGA: Jogging di Luar Vs Treadmill, Lebih Baik Mana?

Lalu, Apakah Kita Masih Perlu Mandi Air Panas?

Pastinya! Ketika Anda susah tidur di malam hari atau merasa sangat penat setelah hari yang panjang, mandi air panas dapat membuat otot rileks. Ini dikarenakan air panas mengaktifkan sistem saraf parasimpatis yang membuat kita lelah.

Bahkan psikolog Neil Morris dari University of Wolverhampton di Inggris beranggapan kalau berendam air hangat dapat mengurangi rasa pesimis dan depresi.

Lebih dalam lagi, berendam air hangat dapat menjadi semacam terapi yang mengembalikan memori ketika kita berada di dalam rahim ibu. Sehingga sensasi tenang, nyaman, rileks dan menenangkan akan Anda rasakan saat berendam selama 15-20 menit.

Jadi, lebih baik mana? Sebenarnya tidak ada yang lebih baik, semuanya sama-sama baik. Terlebih lagi bila digunakan secara bersamaan. Berendam air panas ala Jepang bisa menjadi contoh yang nyata, yaitu berendam air dingin selama 2-3 menit kemudian berpindah ke rendaman air panas. Lakukan terus selama 3-5 kali pengulangan.

Metode ini diyakini baik untuk sikulasi pembuluh darah, memompa darah sepenuhnya melalui otot dan organ sehingga baik untuk regenerasi dan detoksifikasi.

Jadi mau coba nih!

BACA JUGA: Kesalahan Saat Keramas Yang Bisa Bikin Rambut Tipis