Lebih Jauh Mengenal Tahu Bersama Vivi Dwiwati, Pemilik Towang

0
515
Lebih Jauh Mengenal Tahu Bersama Vivi Dwiwati, Pemilik Towang
Lebih Jauh Mengenal Tahu Bersama Vivi Dwiwati, Pemilik Towang

Selain Tempe, Tahu adalah makanan yang sangat populer di Indonesia. Begitu digemari, terkadang para penyedia tahu bersaing dengan cara yang tidak sehat untuk mendapatkan pelanggan.

Kita sudah sering mendengar kasus tahu yang dibuat dengan pengawet, pengental, pemutih, mengandung logam berat, dan banyak lagi.

Mereka yang sudah lebih sadar akan kesehatan, umumnya akan mengandalkan tahu yang jelas dibuat dari bahan alami.

Salah satu merek tahu organik yang sudah akrab di telinga para pecinta makanan sehat adalah Tahu Towang.

Tahunya dibuat dari biji kedelai lokal, organic, Non-GMO dan tidak melibatkan bahan-bahan tambahan lain yang berbahaya untuk kesehatan.

Towang juga direndam dalam air reverse osmosis, yang menghilangkan kandungan logam berat dari tahu.

<em>Vivi Dwiwati, Pemilik Towang, banyak memberikan pengetahuan baru tentang tahu. Foto: PaprikaLiving</em>
Vivi Dwiwati, Pemilik Towang, banyak memberikan pengetahuan baru tentang tahu. Foto: PaprikaLiving
  • Nah, apakah Tahu Towang benar-benar natural dan “aman” bagi kesehatan seperti yang diklaim?

Paprika Living mengajak pembaca untuk berkunjung ke pabriknya di kawasan Kebon Jeruk, Juni silam.

Dikemas dalam acara “Supaya Lebih Tahu”, sekitar 20 peserta berkesempatan untuk melihat langsung proses pembuatan tahu Towang yang dipandu oleh pemiliknya sendiri, Vivi Dwiwati.

Vivi, yang telah bergelut dalam pembuatan tahu selama 9 tahun ini pun berbagi pengalamannya dalam membangun usaha tahu organik, yang memiliki tantangan berbeda dengan produksi tahu biasa.

Salah satunya adalah suplai yang tidak konsisten. “Karena kacang kedelainya organik, hasilnya sesuai alam, tidak stabil.

Kadang lebih sedikit, kadang juga kedelainya kelihatan jelek-jelek. Tukang tahu biasa nggak akan mau terima kedelai seperti itu,” jelasnya.

Di acara ini, ia juga mengungkapkan beberapa tips untuk mencermati apakah tahu itu “aman” dikonsumsi atau tidak.

Selain keliling pabrik Towang, peserta belajar mengolah 3 sajian berbasis tahu dari Arilya Irfan, penggiat raw food, menggelar workshop makanan sehat.

“Umumnya kalau dengar makanan sehat, atau makanan vegan, orang pasti pikirannya udah enggak enak aja. Saya mau buktikan tidak selalu begitu,”ujar Arilya yang memang seorang vegan.

<em>Arilya Irfan mengolah 3 makanan Vegan yang enak dan semuanya berbahan tahu. Foto: PaprikaLiving</em>
Arilya Irfan mengolah 3 makanan Vegan yang enak dan semuanya berbahan tahu. Foto: PaprikaLiving
<em>Vegan Sushi dan Falafel yang dipadu sambal fermentasi... Yummy! Foto:PaprikaLiving</em>
Vegan Sushi dan Falafel yang dipadu sambal fermentasi… Yummy! Foto:PaprikaLiving

Bermodalkan food processor dan oven, jari jemari Arilya dengan sigap mengolah bahan-bahan dan bumbu.

Dan dalam waktu setengah jam lewat sedikit… semuanya telah siap! Vegan Tofu Mayo, Tofu Falafel, dan Vegan Sushi menunggu untuk diambil.

Hidangan buatan Arilya ini pun ludes disantap para peserta ketika waktu berbuka puasa tiba.

Arilya tampaknya berhasil membuktikan kalau makanan vegan bisa juga diterima dengan mudah.

“Kayak sushi “beneran” ya enaknya,” celetuk seorang ibu sambil mencelupkan sushi yang berisi beras hitam ke dalam saus teriyaki.

Sambil menikmati hidangan berbuka puasa, para peserta juga berbagi kesannya, salah satuya Lita S Soegiarto.

“Ke sini matanya terbuka, jadi tahu bedanya. Yang kedelai organik dan yang gmo aja itu sudah beda.

Trus cara Towang, yang bikinnya ga pakai apapun sama sekali, susahnya gimana. Saya juga tadi seneng jadi tau bedanya tahu kain, tahu sutra, dan tahu Towang sendiri,”ungkap Lita.

Ada juga Ratna, yang sengaja cuti dari kantor hari itu khusus untuk mengikuti acara ini. “Banyak hal yang saya pelajari hari ini kayak cara membuat mayonaise yang healthy, tanpa bahan pengawet, semua pakai bahan natural, trus gampang banget ternyata, sama melihat proses behind the scene-nya bikin tahu organik. Sangat bermanfaat acara ini,”ujarnya.

Jika Anda tertarik dengan acara seperti ini, namun tidak bisa datang, mungkin Anda bisa datang ke acara-acara Paprika Living lainnya.

Pastikan Anda mengikuti Instagram kami @paprikaliving agar selalu mendapat info terbaru.