Lagi Bad Mood? Segera Hempaskan Untuk Kebaikan Anda sendiri!

0
80
Lagi Bad Mood? Segera Hempaskan Untuk Kebaikan Anda sendiri!
Lagi Bad Mood? Segera Hempaskan Untuk Kebaikan Anda sendiri!

Manusia diciptakan Tuhan dengan akal dan pikirannya. Kedua anugerah tersebut menjadikan kita punya sisi emosi yang bermacam-macam, diantaranya bahagia, marah, sedih, terharu, kesal, atau bahkan kalut atau yang kita sering sebut sebagai bad mood. 

Bagaimana Bad Mood Sering Terjadi?

Bad mood ini sering terjadi karena berbagai alasan tertentu, misalnya kondisi lingkungan sekitar yang tidak sesuai yang kita harapkan, kekecewaan terhadap sesuatu, atau bagi para wanita yang sedang haid, bad mood bisa otomatis tercipta karena faktor hormonal.

Namun, tahukah Anda?

Terlalu sering mengalami bad mood ternyata bisa merusak kesehatan tubuh, lho.

Para Peneliti di Penn State menemukan hubungan antara pikiran negatif—meliputi rasa sedih, marah, hingga frustasi—dengan kesehatan pada tubuh.

Studi Kasus: Para Peneliti di Penn State

Dalam studi tersebut, sekitar 220 anak muda yang menjadi responden diminta untuk mencatat perasaan secara emosional dan kondisi tubuh secara fisik mereka setiap harinya selama dua minggu.

Untuk melengkapi penelitian tersebut, para responden juga diminta memberikan sampel darah mereka. Setelah meninjau hubungan antara kondisi mental dan fisik para responden, hasil studi menemukan bahwa:

semakin negatif pikiran dan perasaan seseorang, semakin menurun juga sistem imun seseorang saat itu.

Mengapa demikian?

Mood yang buruk, terutama jika berat dan terus-menerus, dapat berpengaruh terhadap peningkatan hormon stress dalam tubuh, seperti kortisol dan adrenalin.

Bahkan dalam jangka pendek, berbagai jenis stres juga dapat meningkatkan tekanan darah Anda.

BACA JUGA: Sehat Emosi dengan Bach Flower Remedies

Lantas apa saja gangguan kesehatan yang ditimbulkan dari bad mood?

  • Migrain
    Jika suasana hati kita cenderung terus dalam kondisi yang buruk, maka kepala kita ternyata mengalami peningkatan tekanan.

    Tak disangka, hal ini ternyata juga bisa berimbas pada munculnya migrain atau sakit kepala sebelah yang biasanya kedatangannya cukup menyiksa.

  • Sakit Gigi
    Bila  suasana hati sedang menurun, maka akan ada ketegangan saraf berlebih. Dari ketegangan berlebih inilah bisa  muncul rasa sakit pada gigi atau sakit gigi.
  • Badan yang tidak karuan
    Saat sedang bad mood, ada kecenderungan bagian tubuh layaknya leher, punggung, dan lainnya akan terasa tegang dan pegal-pegal.  Kita pun akan tidak leluasa untuk melakukan berbagai aktifitas sehari-hari.
  • Penyakit Jantung                                                                                                Stres dan depresi berhubungan timbal balik dengan penyakit kardiovaskular.

    Setidaknya ada 2 penelitian yang menunjukkan bahwa bad mood yang menyebabkan stress mampu meningkatkan potensi seseorang mengalami serangan jantung.

Bad mood memang tak hanya mengganggu kita secara psikis, namun efek jangka panjangnya ternyata bisa menjadi faktor terpicunya berbagai macam penyakit, mulai dari yang ringan sampai dengan yang cukup berbahaya seperti penyakit jantung.

Oleh karena itu, mulai sekarang pastikan Anda punya segudang strategi untuk menghempaskan mood yang tidak baik, dengan liburan misalnya atau dengan berkumpul bersama orang tercinta.

BACA JUGA: Pilih Minyak Esensial Therapeutic Grade untuk Hasil Maksimal