Kurang Tidur Bisa Memperpendek Umur?

0
122
kurang tidur memperpendek usia

Sering merasa sayang waktu kalau tidur pukul 10 malam? Atau Anda meyakini kalau Anda adalah makhluk yang baru bisa bekerja pada malam hari, jadi terbiasa tidur dini hari.  Bagaimana sebenarnya dampak kebiasaan ini terhadap kesehatan Anda?

Sejatinya tidur adalah kebutuhan dasar manusia, waktu bagi tubuh untuk menjalankan proses anabolik yang akan membantu restorasi sistem imun, saraf, otot, mood, fungsi memori, fungsi kognitif, dan berperan penting dalam sistem endokrin serta imunitas.

Singkatnya, ketika kita kurang tidur, berkurang pula waktu tubuh untuk menjalankan proses itu. Dampaknya beragam, mulai dari tidak konsentrasi, menurunnya daya tahan tubuh, bahkan gangguan kecerdasan dapat terjadi. Ini dikatakan Dr Chris Tanto yang saat ini sedang mengambil PPDS (Program Pendidikan Spedialis) di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Dijelaskannya lagi pada usia anak dan remaja, tidur berperan dalam proses pertumbuhan, sehingga kurang tidur dapat menyebabkan gangguan pada sistem ini.

BACA JUGA: Ini Fakta! Puasa Baik Untuk Kesehatan Otak dan Jiwa

Kurang Tidur Kurangi Umur? 

Penelitian yang dilakukan Center for Human Sleep Science yang berbasis di University of California, Berkeley mengungkapkan bahwasanya kurang tidur dapat menurunkan kekebalan tubuh. Orang yang sering begadang tingkat energinya lebih rendah ketimbang mereka yang memiliki jam tidur teratur.

Tidur malam yang kurang dari tujuh jam memberikan dampak negatif pada sistem kardiovaskular, endokrin, kekebalan tubuh dan saraf. Efek samping dari kurang tidur juga termasuk obesitas, diabetes, penyakit jantung, hipertensi, kecemasan, depresi, dan penyalahgunaan alkohol. Singkatnya, pola dan durasi tidur setidaknya merupakan indikator kesehatan secara keseluruhan.

Lantas, bagaimana hubungannya dengan usia? Menurut dokter yang sebelumnya berpraktik di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto) ini, kebanyakan penelitian mendukung adanya hubungan tidur dan usia. Tetapi banyak juga faktor lain yang mempengaruhi seperti faktor genetik, kesehatan secara umum, gaya hidup, pola makan, dan lain-lain.

Tidur Yang Baik Itu Direncanakan, Bukan Ketiduran

Banyak penyebab orang sulit tidur. Dari sisi medis biasanya gangguan tidur disebabkan cemas atau mungkin salah satu tanda depresi.

Ada juga yang disebabkan kondisi lain, seperti nyeri kronik, sesak napas akibat gagal jantung, penyakit paru, GERD, dan pengaruh obat seperti kafein, nikotin, atau alkohol.

Karenanya, Dr Chris Tanto menyarankan untuk membiasakan diri tidur teratur melalui tips berikut ini:

  1. Tetapkan jam tidur teratur setiap harinya
  2. Usahakan bersiap-siap 1 jam sebelum jadwal tidur, maksudnya menghentikan semua kegiatan untuk bersiap tidur. Tidur yang baik itu direncanakan bukan ketiduran.
  3. Sleep hygiene juga penting dibangun dan dijaga
  4. Konsisten terhadap jam tidur
  5. Kurangi paparan cahaya
  6. Olahraga teratur
  7. Ciptakan ruangan yang tenang agar tidur bisa nyaman dan nyeyak

BACA JUGA: Tingkatkan Kualitas Hidup Dengan Teknik Bernapas Yang Benar