Jauh Lebih Sehat, Yuk, Ganti Gula dengan Gula Aren!

0
676
manfaat gula aren

Sebenarnya yang paling baik adalah benar-benar stop tidak mengonsumsi gula, tapi yah hidup ini sudah terlalu pahit, masakan makanan juga harus pahit juga? Pelbagai artikel kesehatan mengatakan, menambahkan gula bisa meningkatkan risiko penyakit. Beberapa di antaranya adalah obesitas, diabetes, kanker, dan penyakit jantung.

Karenanya, disarankanlah gula aren sebagai alternatif pemberi sensasi manis untuk makanan. Lantas, apakah benar konsumsi gula aren lebih sehat ketimbang gula putih? Seperti yang dikatakan oleh Aviani Harfika SGz, ahli gizi sekretariat PERGIZI PANGAN Indonesia, sebenarnya kandungan kalori gula aren dan gula putih tidak berbeda jauh.

BACA JUGA: Minum Jus Seledri, Tren atau Memang Bermanfaat?

Namun, yang bikin gula aren istimewa adalah kandungan vitamin dan mineralnya seperti Vitamin B, kalium, polifenol, dan antioksidan. “Mengonsumsi gula aren tidak hanya memaniskan makanan tetapi juga mengandung antioksian dan penangkal radikal bebas, jadi bisa mengoptimalkan manfaat dari makanan yang kita makan,” demikian penjelasan Aviani.

Walaupun lebih memiliki nilai plus ketimbang gula putih biasa, menurut Aviani, tetap saja perlu ada batasan yang wajar dalam mengonsumsi gula aren, apalagi buat pengidap diabetes. Idealnya, satu gelas teh, cukup dengan satu sendok teh gula aren.

Baik untuk Diet dan Disarankan Dikonsumsi Lansia

Gula aren dibuat dari nira dan dikenal sebagai gula alami karena melibatkan pemrosesan minimum dan tidak ada bahan kimia yang digunakan. Getah dari pohon dipanaskan untuk menghilangkan kadar air sampai diperoleh sirup kental, dan nektar manis kemudian direduksi menjadi kristal.

Gula aren memiliki rasa karamel yang ringan sehingga terkadang ketika dicampurkan dengan teh tidak mengeluarkan rasa manis yang netral, seperti yang diberikan oleh gula putih biasa. Pun begitu, gula aren mengandung indeks glikemik yag lebih rendah dibandingkan gula putih sehingga buat kamu yang ingin menurunkan berat badan, sangat disarankan untuk mengganti jenis gula dengan gula aren.

Kandungan inulin pada gula aren memiliki manfaat ganda, baik untuk bakteri usus dan mengontrol kadar gula pada pengidap diabetes tipe 2. Lansia juga disarankan untuk mengonsumsi gula aren karena dapat mencegah hilangnya kepadatan tulang lewat kandungan kaliumnya.

BACA JUGA: Khasiat Jeruk Nipis, Obati Jerawat sampai Gangguan Pencernaan