Rahasia Kimchi Jadi Makanan Paling Sehat di Dunia

0
149
Kimchi

Kimchi yang merupakan salah satu makanan khas Korea telah juga dikenal dunia sebagai probiotik yang kaya manfaat.

Kimchi, gimchi, kimchee, atau kim chee, merupakan makanan tradisional dari negeri ginseng yang meramu berbagai sayuran dan rempah, seperti sawi putih, bawang Bombay, bawang putih, dan cabai merah. Kimchi biasa dimakan bersama makanan pokok lain.

Makanan kimchi dibuat melalui proses fermentasi sayuran, lalu diberi bumbu pedas dengan cara mencuci sayuran dan direndam air garam. Bagi orang Korea, kimchi dikonsumsi untuk menghangatkan tubuh.

Setelah itu, sayuran yang telah difermentasi diberi bumbu pedas yang terbuat dari kecap ikan, bawang putih, bubuk cabai merah, jahe, dan beberapa rempah lainnya.

rempah rempah kimchi

Kimchi, Makanan Tersehat di Dunia

Selain memiliki cita rasa yang khas, kimchi juga memiliki berbagai manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh jika dikonsumsi. Kimchi mengandung kadar serat makanan yang tinggi dan kalori yang rendah. Hal ini tentu karena kimchi terbuat dari sayuran dan rempah-rempah.

Selain sarat akan bakteri baik yang bagus untuk pencernaan, kimchi kaya akan antioksidan yang mampu mencegah penyakit kanker. Bakteri lactobacillus yang berperan dalam proses fermentasi pada kimchi menghasilkan laktat dengan kadar yang tinggi. (Source:  101 Korean Food Guide)

Asam laktat yang tinggi dapat meningkatkan nilai nutrisi pada makanan, misalnya mencegah infeksi pada usus, meningkatkan pencernaan laktosa, mencegah kanker (terutama kanker usus dan lambung), serta mengendalikan kadar kolesterol darah.

Tak heran kalau Kimchi dinobatkan sebagai salah satu makanan tersehat di dunia versi majalah Health Magazine. Kimchi juga kaya akan Vitamin A, thiamine (B1), riboflavin (B2), kalsium, zat besi, dan bakteri asam laktat yang baik untuk pencernaan.

Kultur bakteri hidup pada kimchi bahkan lebih banyak dari yoghurt. Cabai merah yang digunakan dalam jumlah banyak kerap disebut baik untuk kesehatan jika mengonsumsinya.

Dibuat lebih dari 2.000 tahun lalu, Kimchi Memiliki Lebih dari 200 Varian jenis lho!

sawi putih untuk kimchi

Sayur kubis, salah satu bahan kimchi

Resep tentang makanan semacam kimchi sebenarnya telah dimuat dalam buku resep terbitan tahun 1670, tetapi tidak menggunakan cabai untuk bahannya.

Dalam catatan sejarah abad ke 17, tertulis bahwa ada 11 jenis Kimchi, sedangkan cabai sebagai bahan Kimchi baru terkenal 200 tahun kemudian. (Source: Awet Muda Ala Korea)

Kimchi dibuat dari beraneka ragam bahan sesuai dengan jenis Kimchi dan selera dari orang yang membuatnya. Museum Kimchi Pulmuone yang ada di Seoul, Korea Selatan, mencatat ada 187 jenis Kimchi sejak dulu kala.

Variasi Kimchi yang mudah dikenali pada museum tersebut yaitu, Ggakdugi dengan bahan utama lobak dengan potongan berbentuk kubus, Oisobaegi yang menggunakan ketimun, dan Kkaennip berupa susunan daun perilla yang direndam dengan kecap asin, cabai merah, bawang putih, dan daun bawang.

Sedangkan varian kimchi yang terkenal di luar Korea yaitu baechu kimchi yang terbuat dari sawi putih (baechu) dan lobak (mu) dicampur dengan bawang putih (maneul), cabai merah (ppalgangochu), daun bawang (pa), cumi-cumi (ojingeo), tiram (gul) atau makanan laut lain, jahe (saenggang), garam (sogeum), dan gula (soltang).

Ternyata, kimchi juga populer di luar Korea lho, artis mancanegara seperti Jessica Alba telah mengonsumsi kimchi sejak umur 4 tahun. Artis Leonardo DiCaprio dan Jimmy Fallon juga mengaku tergila-gila dengan makanan sehat ini.

Bahkan, saking cintanya kepada makanan pedas dengan aroma kuat tersebut, Kerry Washington sampai menamai anak pertamanya dengan sebutan “Kimchi”. (Source: People.com)

Seiring perkembangan zaman, kini bermunculan kimchi kemasan yang bisa Anda temukan di supermarket, maupun toko online. Dengan kisaran harga Rp. 30 ribu – 100 ribuan Anda dapat mencicipi kimchi tanpa repot membuatnya sendiri.

BACA JUGA: Pastikan Protein dan Sayur Untuk Menu Sahur Berkualitas