Kenapa Tetap Harus Cuci Tangan Meski Ada Hand Sanitizer?

0
2203

Kita tentu sudah tahu kalau mencuci tangan pakai sabun, kapan pun memungkinkan, bisa mengurangi jumlah kuman dari tangan kita. Maka itu lebih sering, lebih baik.

Tapi bagaimana kalau air dan sabun tidak tersedia? Kita bisa menggunakan hand sanitizer, setidaknya untuk menghambat penyebaran kuman ke orang lain.

Seperti dikutip dari The Centers for Disease Control and Prevention, hand sanitizer baru efektif membunuh kuman jika ada kandungan alkohol 60% – 95%.

Di bawah itu, alkohol tidak mampu membunuh berbagai jenis kuman dan hanya mengurangi pertumbuhannya saja, tidak langsung membunuhnya.

Jadi yang perlu kita cermati jika ingin membeli hand sanitizer adalah kandungan alkoholnya, bukan kemampuannya untuk melembutkan tangan, apalagi wanginya…

Meski begitu, memang ada beberapa jenis kuman seperti Cryptosporidiumnorovirus, and Clostridium difficile1-5 yang tidak mampu dibasmi alkohol.

Alasan lain mengapa cuci tangan pakai sabun tetap lebih baik daripada hand sanitizer adalah karena:

  • Hand sanitizer tidak dapat membersihkan bahan kimia, seperti pestisida atau bahan kimia lain.
  • Banyak orang menggunakan hand sanitizer dalam jumlah yang tidak tepat, sehingga pemakaiannya tidak efektif.
  • Hand sanitizer juga kurang efektif ketika tangan secara kasat mata terlihat kotor atau berminyak

Lau bagaimana cara menggunakan hand sanitizer yang benar?
  • Teteskan di salah satu telapak tangan (baca labelnya untuk mengetahui jumlah yang tepat)
  • Usapkan kedua tangan
  • Ratakan  cairan ke seluruh permukaan tangan jari hingga kering. Sama seperti mencuci tangan, diperlukan kira-kira 20 detik.

BACA JUGA: Cara Bikin Hand Sanitizer