Kenapa Sulit Berhenti Ngemil (atau Kebiasaan Buruk Lainnya)? Ini Penjelasan dari Perspektif Hipnoterapi

0
35
sehat dengan hipnosis

Dalam hidup ini pasti kita ingin untuk mengubah beberapa kebiasaan buruk atau memulai kebiasaan yang lebih baik. Beberapa masalah umum yang kerap dialami orang misalnya susah berhenti ngemil, susah berhenti merokok, atau sulit untuk disiplin berolahraga.

Kenapa itu terjadi? Nabila Ghassani CHt, seorang hipnoterapis menjelaskan hal ini ditilik dari teori hipnoterapi.

Pikiran Sadar & Pikiran Bawah Sadar

“Dalam hipnoterapi, pikiran kita dibagi dua, yaitu Pikiran Sadar dan Pikiran Bawah Sadar (PBS). Pikiran bawah sadar ini sekitar 90-95% mengoperasikan diri kita. Semua memori yang tercipta dari kita bayi hingga hari ini tersimpan di PBS. Di dalam PBS tersimpan program, kebiasaan dan memori jangka panjang dan juga sistem keyakinan kita,” jelas Nabila.

“Sementara Pikiran Sadar menyimpan memori apa yang mau kita ingat. Seiring bertambah dewasa kita lebih mengingat apa yang ingin kita ingat dan itu semua dimasukkan di file “kesadaran”,”jelasnya lagi.

Seringkali, sambungnya, terjadi konflik antara pikiran sadar dan bawah sadar. Saat ada hal-hal yang ingin kita ubah dalam diri kita, tapi sepertinya sulit untuk dilakukan, bisa terjadi konflik tersebut. Ada program/kebiasaan yang sudah terbentuk di PBS, sehingga sulit untuk mengubah kebiasaan tersebut meski kita sudah melakukan banyak cara.

Disinilah metode hipnosis bisa membantu. Hipnosis adalah kondisi perpindahan kesadaran dari pikiran sadar ke PBS, yang ditandai dengan berpindahnya gelombang otak Beta (pikiran sadar) ke Alpha (relax) atau Theta (deep relaxation).

Sebenarnya kita sangat sadar saat kondisi hipnosis ini terjadi, karena yang bekerja adalah program di dalam PBS, hanya saja pada saat ini terjadi area kritis kita mengendur.

“Kita sering mengalami ini. Contohnya ketika menyetir, tiba-tiba saja kita sudah sampai di kantor, atau momen di antara kita mau tidur dan akhirnya tertidur,”kata Nabila.

BACA JUGA: Sering Marah-Marah Bikin Cepat Tua?

Bantuan Self-Hypnosis 

Kita bisa melakukan sendiri hipnosis (self-hypnosis) sesuai kebutuhan kita, tanpa harus ke terapis. Namun pastikan Anda melakukannya dengan benar.

Untuk bisa melakukan self hypnosis, pertama-tama yang perlu dilakukan adalah merilekskan pikiran dan juga tubuh. Dengan cara fokus pada nafas, menarik dan menghembuskan nafas dengan dalam dan panjang.

Lebih detail, Nabila mempraktekkannya dalam video di bawah ini:

Kunci dari keberhasilan self hypnosis adalah ketika kita memasukkan sugesti tepat di gelombang otak Alpha atau Theta.

“Karena jika kita melakukan hypnosis tapi kondisi diri kita sedang aktif berpikir/tegang dan tidak rileks informasi tidak bisa masuk ke PBS karena area kritis masih aktif. Jika kita sudah berada dalam kondisi rileks, area kritis mengendur dan akses menuju PBS menjadi terbuka sehingga kita bisa memasukan sugesti ke dalam PBS.

Sugesti ini harus dilakukan berulang-ulang setiap hari (repetisi). Tips lainnya, bisa juga dengan cara kita membuat rekaman suara dan kita putar ketika kita mau tidur, sehingga sugesti tersebut bisa tertanam di PBS.”

Sugesti Positif Untuk Anak 

Nabila juga menjelaskan kalau self-hypnosis bisa dilakukan sejak bayi dalam kandungan. “Hingga sekitar umur 7 tahunan gelombang otak yang aktif pada anak adalah alpha dan beta sehingga PBS sangat aktif menyerap informasi. Maka itu saat ini sangat tepat untuk memberikan sugesti positif/program kepada anak,” ujarnya.

Sugesti yang diberikan pun harus dengan kalimat positif, contohnya: “Kalau makan yang fokus ya, nak.”

Ia berpesan agar tidak menggunakan kata negatif atau kata “jangan” atau kata “tidak”, karena PBS tidak mengenal kata tidak/jangan. Kalau kita bilang “Makannya jangan lama ya, nak”. Yang diserap oleh PBS adalah kalimat “Makannya lama ya, nak”

Lebih dini lebih baik untuk menjalankan hipnosis pada anak, apalagi jika dibuat menjadi kebiasaan agar terbawa hingga dewasa.

“Orangtua bisa mengajarkan anak sebelum tidur untuk berbicara dengan dirinya, memeluk diri kemudian ucapkan terima kasih kepada tubuh karena sudah sehat dan membantu aktivitas, kemudian katakan kepada tubuh agar sehat selalu kuat dan bersukur, atau bisa ditambahkan sugesti/kalimat positif lainnya,”jelas Nabila.

Hipnoterapi Untuk Masalah Lebih Dalam

Jika self-hypnosis bisa digunakan untuk masalah yang ringan, untuk masalah yang cukup rumit, seperti trauma, luka batin, maka diperlukan hipnoterapi, yaitu salah satu metode yang menggunakan teknik hypnosis. Untuk menjalankan teknik ini diperlukan bantuan profesional.

“Hypnosis bisa membantu untuk penyembuhan namun sifatnya komplementer. Untuk penyakit kronis misalnya, perlu dilakukan analisa mendalam, karena jika masalah psikis sudah termanifes menjadi penyakit, berarti ada masalah mendalam dan menahun sehingga perlu dilakukan penanganan yang lebih dalam lagi,”ungkap Nabila.

BACA JUGA: Hidup Sehat dan Bahagia Dengan Pernapasan Yang Benar

BACA JUGA: Makanan Yang Direkomendasi Untuk Usia 40 Tahun ke atas