Keajaiban Selembar Daun Kelor

0
3943
kejaiban dan manfaat daun kelor

Ternyata dunia tak hanya seluas daun kelor. Tentu Anda pernah mendengar peribahasa ini. Tak hanya populer dalam pelajaran Bahasa Indonesia, dalam ilmu Biologi pun daun kelor juga punya tempat. Pasalnya daun kelor ini kaya akan antioksidan sehat dan senyawa tanaman bioaktif.

Pada tahun 2016, daun kelor menjadi salah satu seri tanaman obat yang ditulis oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan pada tahun 2016, selain bawang putih, binahong, jahe, pegagan, dan sambiloto.

Dewasa ini praktik memadukan modern dengan tradisional telah menyebar di antara konsumen layanan kesehatan. Ketika mereka tidak menemukan bantuan dari pengobatan medis, orang-orang beralih pada perawatan tradisional.

Perkembangan dunia teknologi telah mendorong pertumbuhan informasi dalam pengobatan herbal, yang seringkali lebih murah daripada obat-obatan yang diresepkan dokter. Menurut jurnal kesehatan yang dipublikasikan oleh NPS Medicinewise, penggunaan obat herbal sebagai bagian dari upaya penyembuhan penyakit bertujuan mengembalikan tubuh ke kondisi keseimbangan alami sehingga dapat menyembuhkan dirinya sendiri. Karenanya penggunaan bahan alami jauh lebih disarankan sebab menyatu dengan tubuh dan tidak memberikan efek samping.

Lantas, bagaimana dengan daun kelor sendiri, apa “keajaiban” penyembuhan yang bisa dilakukan daun kelor sebagai bagian dari obat-obatan herbal? Berikut rangkumannya.

  1. Menurunkan Kadar Gula Darah

Gula darah tinggi bisa menjadi masalah kesehatan yang serius. Faktanya, itu adalah karakteristik utama dari diabetes. Seiring waktu, kadar gula darah tinggi meningkatkan risiko banyak masalah kesehatan yang serius, termasuk penyakit jantung.

Untuk alasan inilah, sangat penting untuk menjaga gula darah Anda dalam batas yang sehat. Daun kelor bisa digunakan sebagai alternatif menurunkan gula darah alami.

  1. Mengurangi Peradangan

Peradangan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Ini merupakan mekanisme perlindungan yang penting tetapi dapat menjadi masalah kesehatan jika terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama.

Sebagian besar buah-buahan utuh, sayuran, rempah-rempah memiliki sifat anti inflamasi. Namun, sejauh mana mereka dapat membantu tergantung pada jenis dan jumlah senyawa anti-inflamasi yang dikandungnya. Isothiocyanate adalah senyawa anti inflamasi yang efektif mencegah peradangan dan bisa diperoleh pada daun kelor.

  1. Melindungi Terhadap Keracunan Arsenik

Arsenik adalah komponen alami dari kerak bumi dan didistribusikan secara luas ke seluruh lingkungan di udara, air dan tanah. Orang-orang bisa terpapar pada arsenik melalui minum air yang terkontaminasi, menggunakan air yang terkontaminasi dalam persiapan makanan dan irigasi tanaman pangan, proses industri, makan makanan yang terkontaminasi serta merokok tembakau.

Paparan arsenik anorganik dalam jangka panjang, terutama melalui air minum dan makanan, dapat menyebabkan keracunan arsenik kronis. Ini termasuk lesi kulit dan kanker kulit adalah efek paling khas.

World Health Organization mencatat arsenik anorganik secara alami hadir pada tingkat tinggi di air tanah sejumlah negara, termasuk Argentina, Bangladesh, Chili, Cina, India, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Menariknya, beberapa penelitian pada tikus yang mengonsumsi  daun dan biji-bijian kelor lebih terlindungi dari beberapa efek toksisitas arsenik.

Kandungan Kelor

Kelor mengandung banyak senyawa sehat seperti:

Vitamin A

Vitamin B1 (tiamin)

B2 (riboflavin)

B3 (niacin), B-6

Folat dan asam askorbat (vitamin C)

Kalsium

Kalium

Besi

Magnesium

Fosfor

Seng

Kombinasi dari kandungan super ini membuat daun kelor memiliki manfaat variasi lainnya, selain yang disebutkan di atas yaitu melindungi dan menutrisi kulit dan rambut, melindungi hati, mencegah dan mengobati kanker, mengobati keluhan perut seperti sembelit, gastritis dan kolitis. Juga, membuat tulang lebih sehat dan bermanfaat dalam mengobati depresi, kecemasan, dan kelelahan.

Ajaib banget kan?