Jatuh Cinta Bikin Sehat, Tapi Juga Bisa Bikin Anda Kehilangan Nyawa, Hiks!

0
306
jatuh cinta

Kalau Titiek Puspa bilang jatuh cinta berjuta rasanya,  Helen Riess, direktur dari The Empathy and Relational Science Program di Massachusetts General Hospital mengatakan kalau jatuh bikin Anda sehat—baik secara mental maupun fisik!

Helen Riess menjelaskan ketika jatuh cinta, dopamin, zat kimia di otak yang memberikan rasa enak dan bahagia, aktif secara maksimal. Gairah bercampur dengan kecemasan, obsesi dan kegugupan kerap dialami saat jatuh cinta.

Perasaan baru ini membuat seseorang cenderung lebih optimis dalam memandang hidup—sesuatu yang sebenarnya membuat orang tidak berpikir panjang ketika menjalin hubungan.

BACA JUGA: Meningkatkan Antibodi dan 5 Manfaat Lainnya Dari Seks Pagi Hari

Berikut adalah beberapa manfaat jatuh cinta untuk kesehatan, bisa jadi Anda juga pernah merasakannya:

  1. Menghilangkan Stres

Jatuh cinta dapat menghilangkan stres karena senyawa dopamine pada otak serta oksitosin memberikan perasaan hangat, merilekskan serta memberikan sensasi aman.

Kombinasi dopamine dan oksitosin sangat hebat karena hanya dengan memikirkan atau berbicara dengan orang yang Anda cintai saja sudah mampu mengenyahkan beban pikiran. Pokoknya, dunia serasa berada di taman bunga!

  1. Meredakan Kecemasan

Karena Anda tidak merasa sendiri dan kesepian lagi, otomatis Anda tidak cemas lagi. Kadar kortisol dan adrenalin yang biasanya memicu respons stres di tubuh juga dalam keadaan stabil. Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh Harvard Medical School, rasa cemas yang berlebihan dapat menimbulkan sakit kepala, migraine, dan bahkan penyakit jantung.

Pasti Anda pernah mengalami sakit kepala yang muncul tiba-tiba karena kepikiran terus pada suatu masalah. Nah, jatuh cinta mengenyahkan rasa-rasa cemas penyebab sakit kepala ini!

  1. Merawat Diri Sendiri dan Imunitas Tubuh

Jatuh cinta membuat Anda memiliki keinginan untuk merawat diri. Tidak hanya supaya penampilan tetap cetar untuk dilihat si dia tetapi juga supaya sehat sehingga bisa bareng terus dengan orang yang Anda cintai.

Merawat diri sendiri bisa tidak hanya dari segi penampilan tetapi juga menjaga kesehatan termasuk menjaga berat badan supaya tetap terlihat oke di hadapan orang istimewa tersebut. Cinta memang sungguh ajaib, bahkan bisa sampai meningkat sistem kekebalan tubuh.

Penelitian yang pernah dilakukan Stanford University menunjukkan orang yang sedang jatuh cinta memiliki daya tahan tubuh lebih kuat, bisa menahan rasa sakit setara dengan keampuhan paracetamol!

Sehat Sih, tapi Harus Siap-siap untuk Tewas Seketika…

Obat penyembuh Anda bisa juga menjadi sesuatu yang mematikan, ketika jatuh cinta berubah menjadi patah hati. Ini juga dikenal dengan broken heart syndrome, ketika kinerja otot jantung mengalami kegagalan yang disebabkan oleh lonjakan hormon stres.

Ini bisa dipicu oleh peristiwa traumatis seperti kematian orang yang dicintai, putus cinta, cedera fisik ataupun mendengar kabar yang sangat mengejutkan—entah itu baik atau buruk. Lebay? Musisi legendaris Johnny Cash diduga meninggal karena terkena broken heart syndrome beberapa bulan setelah istrinya wafat.

Orang yang terkena broken heart syndrome bisa tewas seketika atau juga bisa menjalani sakit selama beberapa waktu sebelum akhirnya meregang nyawa, karena cinta. Hmm…siap untuk jatuh cinta?

BACA JUGA: Filter Instagram Yang Sering Dipakai Orang Yang Sedang Depresi Vs Mereka Yang Sehat Mental