Gula dan Garam, Manakah yang Lebih Berbahaya?

0
308
Gula dan Garam, Manakah yang Lebih Berbahaya?
Gula dan Garam, Manakah yang Lebih Berbahaya?

Konsumsi Gula dan Garam dalam Jumlah yang Berlebihan

Konsumsi gula dan garam dalam jumlah yang berlebihan adalah awal mula munculnya berbagai penyakit berbahaya untuk tubuh.

Hal ini dikarenakan gula yang berlebihan akan dapat meningkatkan risiko diabetes. Sementara asupan garam yang berlebihan dihubungkan dengan hipertensi alias tekanan darah yang tinggi.

Garam dan Gula Memang Dibutuhkan oleh Tubuh Kita

Garam dan gula memang sama-sama dibutuhkan oleh tubuh. Sebagai contoh, untuk dapat menghasilkan energi maka kebutuhan gula amat diperlukan oleh tubuh.

Sementara guna mendukung kontraksi otot di dalam tubuh, garam akan sangat diperlukan.

Hanya saja, bila kedua bahan ini dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan tentu menimbulkan masalah yang serius bagi tubuh.

Masalahnya, banyak orang seringkali bertanya:

  • Manakah yang lebih berbahaya untuk tubuh, gula atau garam?

Pada dasarnya, sesuatu yang berlebihan seringkali berdampak kurang baik untuk kesehatan.

Akan tetapi, tidak ada salahnya mencari tahu perbandingan bahaya antara pola makan terlalu banyak gula dan terlalu banyak garam.

1. Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Garam

Salah satu kekhawatiran terbesar pada ahli gizi dan tenaga kesehatan seputar bahaya ketika asupan garam berlebihan masuk ke dalam tubuh adalah timbulnya risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Kondisi ini terjadi karena di dalam tubuh natrium dalam garam bekerja untuk menahan cairan dalam tubuh.

Apabila asupan garam terlalu berlebihan maka akan semakin banyak pula cairan yang menumpuk atau terjebak di beberapa organ.

Seperti halnya, ginjal, hati, jantung dan juga bagian otak. Akibatnya, si penderita bisa mengalami hipertensi.

Yang perlu diwaspadai dari hipertensi adalah penyakit ini dapat menimbulkan risiko komplikasi yang fatal, termasuk serangan jantung dan stroke.

2. Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Gula

Risiko bahaya kebanyakan asupan gula rupanya menunjukkan hasil yang jauh lebih rumit dibandingkan dengan kelebihan garam.

Bila kelebihan garam dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit jantung. Rupanya, asupan gula yang berlebihan dampaknya bisa sampai menjalar ke mana-mana.

Di dalam tubuh, kelebihan gula akan di simpan sebagai cadangan lemak. Oleh karena itu dalam jangka pendek efek kelebihan kandungan gula di dalam tubuh akan dapat menyebabkan seseorang mudah gemuk.

Akan tetapi, kebanyakan konsumsi gula dapat meningkatkan risiko terhadap banyak penyakit.

Penyakit Bila Mengkonsumsi Gula Secara Berlebihan

Seperti halnya hipertensi, diabetes, obesitas, stroke, penyakit jantung sampai dengan kanker.

Kondisi ini terjadi sebab kadar gula yang terlalu berlebihan akan dapat menyebabkan timbulnya peradangan di dalam tubuh dan juga menyebabkan penuaan di dalam sel-sel.

Meski gula dan garam dapat menyebabkan sederet dampak bahaya, bukan berarti Anda harus menghindari keduanya sama sekali.

Yang harus Anda lakukan adalah membatasi konsumsinya agar tidak berlebihan.

Kementeria Kesehatan RI (Republik Indonesia)

Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa batas aman konsumsi gula adalah 50 gram atau (4 sendok makan) per hari. Sedangkan batas aman konsumsi garam adalah 5 gram atau (1 sendok teh) per sehari.

Pada intinya, kelebihan gula dan garam memang sama-sama berbahaya untuk tubuh. Namun bila dibandingkan, bahaya kebanyakan gula akan dapat menyebabkan bahaya yang lebih besar.

  • Mulailah budayakan pola hidup sehat dan perhatikan asupan makanan ke dalam tubuh.