G-BOMBS: Cara Mudah untuk Mengingat 6 Makanan Paling Sehat

0
649
Jamur-anti-kanker
Jamur Putih, cremini, Portobello, tiram, shiitake, maitake, dan jamur reishi semuanya memiliki sifat anti-kanker.

4. M: untuk MUSHROOM

Mengkonsumsi jamur secara teratur dikabarkan dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara, perut, dan kolorektal.

Dalam satu studi Cina baru-baru ini, wanita yang makan setidaknya 10 gram jamur segar setiap hari (sekitar satu jamur per hari) memiliki 64% penurunan risiko kanker payudara.

Bahkan perlindungan yang lebih dramatis diperoleh oleh wanita yang makan 10 gram jamur dan minum teh hijau setiap hari – penurunan 89% risiko untuk wanita premenopause, dan 82% untuk wanita menopause, masing-masing.

Jamur Putih, cremini, Portobello, tiram, shiitake, maitake, dan jamur reishi semuanya memiliki sifat anti-kanker – beberapa memiliki sifat anti-inflamasi, merangsang sistem kekebalan tubuh, mencegah kerusakan DNA, memperlambat pertumbuhan sel kanker, menyebabkan kematian sel kanker terprogram, dan menghambat angiogenesis.

Selain sifat-sifat ini, jamur unik karena mengandung senyawa aromatase inhibitor yang dapat memblokir produksi estrogen. Senyawa ini yang membuat jamur memiliki efek pencegahan terhadap kanker payudara. Bahkan, ada obat aromatase inhibitor  di pasaran yang digunakan untuk mengobati kanker payudara.

Konsumsi aromatase inhibitor secara rutin adalah strategi yang sangat baik untuk pencegahan, dan ternyata jamur yang paling popular untuk dikonsumsi (jamur putih, crimini, dan Portobello) memiliki aktivitas anti-aromatase yang tinggi.

Perlu diingat bahwa jamur hanya boleh dimakan matang: beberapa jamur mentah mengandung zat karsinogenik yang berpotensi disebut agaritine, dan memasak jamur secara signifikan mengurangi kandungan agaritin mereka.