G-BOMBS: Cara Mudah untuk Mengingat 6 Makanan Paling Sehat

0
384
G-BOMBS: Cara Mudah untuk Mengingat 6 Makanan Paling Sehat
Foto: marion-michele

Ahli Revolusi Makanan Dr. Joel Fuhrman merangkum kumpulan makanan sehat pada pola hidup sehat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan penyakit sebagai G-BOMBS.

Simak makanan apa saja yang termasuk dalam G-BOMBS dan mengapa Anda disarankan untuk mengonsumsinya secara harian.

“G-BOMBS” adalah akronim yang diciptakan Joel Fuhrman, MD yang dapat Anda gunakan untuk mengingat makanan anti kanker terbaik.

Makanan-makanan ini sebaiknya menjadi bagian dari santapan harian Anda, karena efektif mencegah penyakit kronis, termasuk kanker, dan meningkatkan kesehatan dan umur panjang.

Apa itu GBOMBS?

Sayuran Hijau Nutrisi Anti Kanker
Sayuran hijau kaya akan folat, kalsium, asam lemak omega-3 dan senyawa anti kanker Foto: Phuc Long

1. G: untuk GREEN

Sayuran hijau mentah hanya mengandung sekitar 100 kalori per pon (sekira 500 gr) dan sarat dengan nutrisi. Sayuran hijau mengandung zat yang melindungi pembuluh darah, dan berhubungan dengan penurunan risiko diabetes. (Sumber: 1, 2, 3)

Selain itu sayuran hijau adalah alat yang sangat baik untuk menurunkan berat badan, karena mereka dapat dikonsumsi dalam jumlah yang hampir tidak terbatas.

Meski merupakan makanan yang paling padat gizi dari semua makanan, sayangnya banyak dari kita mengonsumsinya terlalu sedikit.

Kita harus mengikuti contoh kerabat terdekat kita – simpanse dan gorila – yang mengkonsumsi ratusan gram daun hijau setiap hari.

Mayoritas kalori dalam sayuran hijau, termasuk sayuran hijau, berasal dari protein. Dan protein nabati ini dikemas dengan fitokimia yang bermanfaat.

Sayuran hijau juga kaya akan folat (bentuk alami asam folat), kalsium, dan mengandung sejumlah kecil asam lemak omega-3.

Sayuran hijau juga kaya akan pigmen antioksidan yang disebut karotenoid, khususnya lutein dan zeaxanthin, yang merupakan karotenoid yang dikenal baik untuk meningkatkan penglihatan yang sehat. (Sumber: 1)

Selain itu, beberapa sayuran hijau (seperti kale) dan sayuran hijau lainnya (seperti bok choy, brokoli, dan brussel sprout) termasuk ke dalam keluarga sayuran cruciferous.

Semua sayuran mengandung nutrisi mikro pelindung dan fitokimia, tetapi sayuran cruciferous memiliki komposisi kimia yang unik – mereka mengandung glukosinolat.

Ketika dinding sel mereka rusak dengan dijus, memotong atau mengunyah, reaksi kimia mengubah glukosinolat menjadi isothiocyanates (ITC) – senyawa dengan varietas efek anti-kanker yang ampuh.

Karena ITC yang berbeda dapat bekerja di lokasi yang berbeda dalam sel dan pada molekul yang berbeda, mereka dapat memiliki efek aditif gabungan, bekerja secara sinergis untuk:

  1. Menghilangkan karsinogen,
  2. Mengurangi peradangan,
  3. Menetralisir stres oksidatif,
  4. Menghambat angiogenesis (proses dimana tumor mendapatkan suplai darah),
  5. Dan membunuh sel kanker. (Sumber: 1)