Furoshiki Seni Membungkus Minus Sampah

0
120

Furoshiki  adalah sebuah kain yang berfungsi untuk membungkus berbagai barang seperti membungkus kado, mengangkut barang, dekorasi interior, membungkus bekal makanan atau barang lainnya. Awalnya, Furoshiki disebut “tsutsumi” yang digunakan oleh orang Jepang untuk membungkus dan membantu melindungi harta bendanya. Setelah itu ia berkembang menjadi “bungkus kado”. Sudah menjadi kebiasaan bagi orang Jepang, ketika  hendak memberikan sebuah hadiah kepada seseorang, mereka berusaha agar barang yang akan diberikan terlihat cantik dan menjadi hadiah yang sangat spesial.

Furoshiki yang sangat populer di jaman Edo sekitar tahun 1600 tahun yang lalu, kemudian sempat memudar karena penemuan koper, tas tangan dan sejenisnya, dan kini naik daun lagi karena ia menjadi salah satu alternatif pembungkus minim sampah, fleksibel, dan memiliki seni.

Furoshiki menganut filosofi hidup ramah lingkungan dengan seni yang memungkinkan satu objek memiliki banyak kegunaan hanya dengan melipat dan mengikat kain dengan cara yang berbeda. Nah, jika dalam waktu dekat Anda akan menghadiahkan seseorang, ada baiknya intip cara membungkus dengan Furoshiki yang akan meningkatkan nilai hadiah Anda. Selain itu kain yang Anda gunakan bisa dipakai lagi oleh si penerima hadiah, jadi alternatif ini jauh lebih baik ketimbang membungkus hadiah dengan kertas kado (dan pita-pitanya) yang hanya akan berakhir di tempat sampah.

Bukan hanya sebagai pembungkus hadiah, furoshiki juga berguna untuk membawa barang sehari-hari. Ada berbagai teknik dalam menggunakan Furoshiki, yang paling dasar dan umum adalah adalah otsukai tsutsumi untuk membungkus benda berbentuk persegi.

OTSUKAI TSUTUSMI

Otsukai Tsutsumi