Filosofi Segelas Jamu

0
202

Segenggam beras dicuci sampai bersih lalu direndam dalam air selama satu jam, lalu tiriskan. Rebus asam jawa, gula pasir, gula merah, dan jahe sampai mendidih kemudian saring airnya. Kencur secukupnya dikupas lalu dipotong-potong dan diblender dengan beras, air rebusan gula hingga halus. Saring, dan jadilah segelas jamu beras kencur.

Sejatinya, jamu bukan hanya minuman sehat tetapi juga mengandung filosofi. Ini dikatakan Nova Dewi Setiabudi, founder Suwe Ora Jamu kepada Paprika Living saat ditemui di salah satu kedai jamunya di Jalan Salihara, pertengahan Juli lalu.

filosofi jamu
Nova Dewi Setiabudi dalam acara peluncuran buku yang ditulisnya mengenai jamu. Acara ini dilangsungkan di Jepang (dok. pribadi)

Bila dilihat dari defenisi katanya, “jamu” adalah gabungan dari jampi = doa dan usodo = kesehatan. Secara utuh pengertian jamu adalah doa untuk kesehatan. Pengertian jamu juga bisa dilihat dari makna denotatifnya yaitu “menerima” kedatangan dan menghidangkan makanan. Ketika diberi imbuhan, jamu bisa berarti interaksi timbal-balik; “menjamu” dan “dijamu”.

Konsep inilah yang dimaknai mendalam oleh Nova, sehingga jamu tidak hanya sekadar minuman sehat tetapi ada fiosofi, budaya dan makna kehidupan, bagaimana kita harus berlaku terhadap diri sendiri dan orang lain. “Jamu juga bisa diartikan sebagai jagalah dirimu,” Nova menambahkan.

BACA JUGA: Benarkah Ikan Kembung Lebih Sehat Ketimbang Salmon?

Tradisi Minum Jamu Dalam Keluarga

Pun, sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia, minum jamu adalah salah satu upaya melestarikan kebiasaan leluhur. Buat Nova sendiri, minum jamu adalah kebiasaan turun-temurun yang dilakukan sejak kecil, mulai dari zaman nenek, ibunya sampai sekarang.

“Ketika kecil saya dicekoki, karena dulu tidak suka dan tidak paham ya kenapa jamu itu perlu,” kenang wanita asal Surabaya ini. Baru kemudian, beranjak remaja dan dewasa, dia menyadari manfaat dari minum ramuan herbal tersebut. Stamina lebih terjaga, pencernaan oke, tidak merasakan sakit perut saat menstruasi serta kulit wajah cerah.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Suwe Ora Jamu (@suweorajamu28) on

Sejauh ini ada sekira 4,700 tanaman herbal Indonesia yang sebagiannya sudah punah. Buat pengusaha yang sedang menyelesaikan buku tentang jamu ini, mengonsumsi jamu dan memproduksinya adalah jalan untuk melestarikan tumbuhan herbal Indonesia.

“Kita mengambil dari bumi lalu kita tanam kembali,” jelas Nova. Suwe Ora Jamu sendiri punya perkebunan herbal sendiri di Jawa Barat untuk memasok dan memproduksi jamunya.

Bagaimana Minum Jamu yang Benar?

Jamu dapat diminum dingin ataupun panas, tergantung bagaimana kondisi tubuh. Yang memengaruhi apakah jamu tersebut baik atau tidak adalah proses pembuatannya. Kalau suhu saat dihidangkan sesuai selera saja.

filosofi jamu
Di Indonesia ada sekira 4700 tanaman herbal yang bisa diolah dan bermanfaat untuk kesehatan (Dok.pribadi)

Bagaimana bila jamu diberi gula? Kalau menurut Nova, sekali lagi balik ke orangnya. Tentunya kalau ingin mendapatkan khasiat yang maksimal, sebaiknya hindari gula.

Kemudian, orang-orang kerap beranggapan jamu adalah obat untuk menyembuhkan. Ya, memang benar namun lebih tepatnya adalah pecegahan dan untuk mendapatkan manfaat sesuai dengan harapan, konsumsilah jamu secara teratur.

BACA JUGA: Ingat Untuk Konsumsi Makanan Fermentasi