Satu Orang Di Dunia Mengalami Dimensia Alzheimer Setiap 3 Detik

0
362
Satu Orang Di Dunia Mengalami Dimensia Alzheimer Setiap 3 Detik
Satu Orang Di Dunia Mengalami Dimensia Alzheimer Setiap 3 Detik
  • Sudah kenalkah kamu dengan dimensia?

Gangguan Pada Otak 

Gangguan pada otak yang menyebabkan penurunan daya ingat hingga kemampuan otak mental ini, kini sudah semakin marak membayangi masyarakat dunia, loh!

Data Terbaru dari Alzheimer’s Disease International

Dilansir dari data terbaru Alzheimer’s Disease International (ADI), setidaknya sekitar 10 juta orang hidup dengan dimensia di seluruh dunia, dan diperkirakan angka ini akan mencapai 132 juta pada tahun 2050 jika tidak ada rindakan efektif untuk mencegah resikonya.

Cief Executive Officer ADI, Paola Barbarino, menjelaskan diagnosis dimensia sering kali terlambat dilakukan.

Penelitian ADI mengungkapkan, saat ini, tanpa disadari setiap tiga detik, satu orang di dunia mengalami dimensia atau alzheimer karena rendahnya pemahaman masyarakat tentang penyakit ini.

Untuk itu, saat ini dibutuhkan kesadaran global yang situasinya mendesak.

Paola juga menjelaskan World Health Organization (WHO) telah mengadospi “Global Plan of Action on The Public Health Respon of Dimentia 2017 – 2025” yaitu sebuah rencana global yang mendorong pemerintah untuk:

  • Meningkatkan kesadaran, deteksi dini, dan diagnosis dimensia.

“Meskipun bagitu, baru sekitar 30 – 194 negara anggota WHO yang telah mengembangkan rencana penanggulangan dari resiko dimensia ini.

Pemerintah setiap negara harus bertindak sekarang juga untuk menerapkan rencana dan kebijakan untuk mengurangi epidemi global secara serius.” Tambahnya.

Indonesia Sangat Support Rencana Global dari WHO

Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat mendukung rencana global dari WHO tersebut.

Executive Direktur Alzheimer’s Indonesia, Sakurayuki, mengapresiasi pemerintah Indonesia yang telah meluncurkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Dimensia pada Maret 2016 lalu.

Langkah pemerintah Indonesia ini telah diapresiasi oleh ADI sebagai salah satu negara yang aktif dalam meningkatkan kesadaran akan penyakit yang semakin banyak diderita ini.

Indonesia juga sudah menjadi role model untuk kampanye peningkatan kesadaran dimensia di Asia Pasifik.

Gerakan untuk bersama-sama tidak pikun ini dilaksanakan oleh seluruh lapisan maryarakat, mulai dari pemerintah pusat dan daerah hingga perusahaan swasta dan publik.

Mengenali Gejala Dimensi, 10 Tanda Dimensia

Selain itu, sangat penting bagi masyarakat untuk sadar dan mengenali gejala dimensia agar memahami dampaknya dan mengetahui apa yang harus dilakukan saat mengadapi seseorang dengan penyakit tersebut, karena masih bayak stigma dan kesalahan informasi seputar penyakit ini.

Sebagai pengetahuan awal, berikut adalah 10 tanda-tanda dimensia :

  1. Gangguan daya ingat
  2. Sulit melakukan kegiatan yang bersifat familiar
  3. Gangguan komunikasi
  4. Disorientasi waktu dan tempat
  5. Kesulitan dalam membuat keputusan
  6. Sulit fokus
  7. Menaruh barang tidak pada tempatnya
  8. Perubahan perilaku dan kepribadian
  9. Kesulitan memahami hubungan antara visual dan spasial
  10. Menarik diri dari pergaulan.

Jika kamu atau orang-orang terdekat kamu, terutama lansia, mengalami tanda-tanda tersebut, segera rencanakan untuk memeriksakan diri ke dokter. Agar dapat dilakukan tindakan untuk mengurangi ataupun menyembuhkan resikonya.

BACA JUGA :