Ladies! Ini 4 Cara Cegah Menopause Datang Sebelum Waktunya

0
301
cegah menopause
Photo by Gianna Trewavas on Unsplash

Menopause merupakan akhir dari periode haid atau menstruasi seorang wanita. Fase ini merupakan fenomena normal yang biasanya akan terjadi di sekitar usia 50 tahun ke atas.

Hanya saja, beberapa wanita mungkin memasuki babak tersebut sebelum waktunya. Nah, menopause prematur seperti itu yang sebetulnya berujung pada beberapa dampak negatif terhadap kesehatan Anda seperti depresi, penyakit diabetes tipe 2, dan bahkan stroke. (Sumber: 1, 2, 3)

Untuk menghindari hal-hal tersebut di atas, tentu tak ada salahnya untuk mempraktikkan beberapa kiat berikut mulai sekarang juga.

1. Menghindari rokok

Sejumlah penelitian membuktikan adanya hubungan sebab akibat antara ekspos asap rokok dan ketidaksuburan maupun peristiwa menopause yang muncul sebelum seseorang menginjak umur kepala lima.

Jika Anda adalah seorang perokok namun tak ingin mengalami menopause dini, tak ada salahnya untuk mulai menghentikan kebiasaan tersebut.

Hal ini berlaku pula bagi Anda yang merasa telah telanjur menjadi perokok pasif. Jangan ragu untuk menghimbau orang-orang di sekitar Anda agar mematikan rokoknya! Karena udara yang bersih dan sehat adalah hak Anda.

(Sumber: 4)

2. Konsumsi vitamin D dan kalsium

Menurut studi yang tercatat di The American Journal of Clinical Nutrition, pola makan yang sarat kalsium serta vitamin D dapat mengurangi peluang seseorang mengalami menopause dini.

Hasil laboratorium membuktikan bahwa vitamin D dapat meningkatkan produksi hormon yang mampu memperlambat penuaan organ reproduksi pada wanita.

Selain itu, vitamin tersebut juga dikatakan dapat menunda hilangnya sel telur yang memang menjadi salah satu gejala utama pada fenomena menopause.

Asupan kalsium pun memiliki khasiat yang sama karena hadirnya unsur ini bersama-sama dengan hormon pada susu sapi seperti contohnya progesteron diklaim dapat menekan risiko datangnya menopause secara prematur.

(Sumber: 5, 6)

3. Menjaga berat badan agar jangan sampai kurang

Ya, Anda tak salah dengar. Sebuah riset yang dilakukan di University of Massachusetts di Boston ternyata menyimpulkan bahwa bobot tubuh yang berada di bawah rata-rata justru bisa memperbesar kemungkinan seseorang mengalami kemunculan menopause lebih cepat daripada seharusnya. Jadi, mungkin Anda tak perlu terobsesi lagi untuk memiliki tubuh kurus!

(Sumber: 7)

4. Diet seimbang

Meski menggiurkan, makanan yang mengandung banyak komponen karbohidrat seperti nasi dan pasta tanpa kandungan gandum utuh ternyata rentan mengundang menopause di usia belia.

Sebaiknya, imbangi dengan sayur-mayur, buah, kacang-kacangan, serta protein dari ayam atau ikan seperti salem, sarden, maupun makerel.

Adapun para peneliti menyimpulkan bahwa menu sehat tersebut sanggup memicu stimulasi antioksidan yang berperan baik dalam mematangkan sel telur.

Sebaliknya, kuliner dengan komposisi karbohidrat berjenis refined grains atau biji-bijian olahan berpotensi meningkatkan siklus menstruasi sehingga jumlah sel-sel telur pun kian menurun. Inilah yang nantinya bakal mempercepat kehadiran menopause.

(Sumber: 8)