Perlindungan Brokoli, Dari Cegah Kanker Hingga Bikin Awet Muda

0
311
cegah kanker dengan makan brokoli

Kanker darah yang menjadi penyebab wafatnya Ibu Ani Yudhoyono adalah jenis kanker paling mematikan keempat di dunia, menurut National Cancer Institute. Sejatinya, apa yang kita makan dan minum memang memengaruhi kesehatan tubuh kita dalam banyak cara.

 

Ada beberapa makanan yang secara langsung terkait dengan kanker, tetapi pola makan secara keseluruhan jauh lebih berpengaruh. Salah satu jenis makanan yang dipercaya dapat mencegah kanker adalah brokoli.

Senyawa sulforaphane dalam brokoli dapat membantu tubuh kita melawan kanker. Sulforaphane secara aktif membunuh sel-sel induk kanker, memperlambat pertumbuhan tumor.

Sulforaphane diketahui dapat menghambat enzim HDAC yang diketahui bekerja melawan kemampuan gen yang menekan perkembangan tumor. Nah, untuk mendapatkan manfaatnya, kita wajib tahu cara memasaknya dengan benar.

Untuk membentuk sulforaphane dalam brokoli, dibutuhkan enzim myrosinase. Maka sebaiknya brokoli dimasak dengan cara dikukus selama 3-4 menit, karena merebusnya justru menghancurkan myrosinase sehingga sulforphane yang kita inginkan tidak terbentuk.

Selain dapat mencegah kanker, berikut adalah kelebihan brokoli yang lainnya, yaitu:

  1. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Asupan vitamin K yang buruk dikaitkan dengan risiko patah tulang. Mengonsumsi seporsi brokoli cincang dapat menyediakan 92 mikrogram vitamin K, lebih dari 100 % dari kebutuhan harian Anda.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Marlena Kur (@zestmylemon) on

Mengonsumsi vitamin K dalam jumlah yang cukup meningkatkan kesehatan tulang dengan meningkatkan penyerapan kalsium dan mengurangi ekskresi kalsium urine. Brokoli juga berkontribusi untuk kebutuhan harian akan kalsium hanya dengan mengonsumsi 43 miligram setiap harinya.

  1. Bikin Awet Muda

Kandungan vitamin C dan antioksidan brokoli dapat membantu melawan kerusakan kulit yang disebabkan oleh matahari dan polusi, mengurangi keriput, dan meningkatkan keseluruhan tekstur kulit.

Sebagian besar dari kita berpikir kalau buah jeruk adalah sumber utama dari vitamin C, padahal brokoli menyediakan 81 miligram hanya dalam satu porsinya! Vitamin C berperan penting dalam pembentukan kolagen, sistem pendukung utama bagi kulit.

Vitamin A dan vitamin E juga penting untuk kulit yang tampak sehat, dan kedua vitamin ini tersedia pada brokoli.

  1. Melancarkan Pencernaan dan Detoksifikasi Alami

Makan makanan dengan serat alami seperti brokoli dapat mencegah sembelit, menjaga saluran pencernaan yang sehat, dan menurunkan risiko kanker usus besar. Serat yang cukup dapat meningkatkan keteraturan yang sangat penting untuk ekskresi racun harian melalui empedu dan feses. Serat makanan juga berperan dalam mengatur sistem kekebalan tubuh dan peradangan.

  1. Perlindungan dari Penyakit Kronis

Menurut Department of Internal Medicine and Nutritional Sciences Program dari University of Kentucky, asupan serat yang tinggi dikaitkan dengan risiko yang secara signifikan lebih rendah terkena penyakit jantung koroner, stroke, hipertensi, diabetes, dan obesitas.

Peningkatan asupan serat juga telah terbukti menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, meningkatkan sensitivitas insulin, dan meningkatkan penurunan berat badan bagi individu yang mengalami obesitas.

Nah, ada banyak sekali manfaat brokoli. Pastikan sayuran ini ada di daftar belanja Anda.

BACA JUGA: Karena Manfaatnya, Quinoa Cocok Ditanam Di Luar Angkasa