6 Cara Memilih Madu Dengan Benar dan Mengapa Semut Tidak Bisa Menentukan Keaslian Madu?

0
200
5 Cara Memilih Madu Dengan Benar dan Mengapa Semut Tidak Bisa Menentukan Keaslian Madu?
5 Cara Memilih Madu Dengan Benar dan Mengapa Semut Tidak Bisa Menentukan Keaslian Madu?

Banyak salah kaprah atau mitos seputar madu yang sering berkeliaran di masyarakat, sehingga kita terkadang jadi ragu apa madu yang kita beli itu madu “asli” atau “palsu”.

Untuk menjawab beberapa pertanyaan umum, kami bertanya pada Theophila Aris Praptami, Wakil Direktur Jaringan Madu Hutan Indonesia (JMHI). Yuk, kita simak agar lebih tahu cara memilih madu yang benar!

Tami jaringan madu hutan in
Theophila Aris Praptami, Wakil Direktur Jaringan Madu Hutan Indonesia

Cara Memilih Madu yang Benar Bersama Theophila Aris Praptami

1. Bagaimana cara menyimpan madu, di kulkas atau di ruangan biasa?

Ketika bereaksi dengan suhu dingin, beberapa madu akan mengkristal.

Di luar negeri mungkin Anda pernah dengar cream honey atau white honey, itu adalah kristalisasi madu.

Karena ketika suhu berubah, ada pemisahan antara glukosa dan air. Semakin rendah suhunya, semakin cepat madu mengkristal.

Menyimpan madu cukup di suhu ruang, meski begitu tidak masalah juga jika disimpan di kulkas.

Hanya saja masyarakat Indonesia belum familiar terhadap kristalisasi madu. Ketika dimasukkan ke kulkas dan menggumpal, biasanya orang akan complain dan menganggap madu tersebut “palsu”.

Kristalisasi Madu Cream honey
Cream Honey atau White Honey

Jika dimasukkan kulkas, memang madu akan menggumpal, tapi ada bedanya antara madu murni dan tidak.

Ketika menggumpal dan disentuh jari, madu murni akan segera mencair mengikuti suhu jari itu.

Beda kalau madunya dicampur bahan lain, misalnya gula, maka dia akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mencair.

 

 

2. Apakah madu ada masa kedaluwarsanya?

Pada dasarnya madu tidak ada masa expired, dengan catatan dia disimpan dengan benar.

  • Kenapa di kemasannya ada masa kedaluwarsa?

Karena regulasi di Indonesia mengharuskan semua produk makanan mencantumkan kode masa kedaluwarsa.

Maka itu kalau madu Anda sudah lewat masanya, asal Anda menyimpannya dengan benar, sebenarnya tetap aman untuk tetap dikonsumsi.

Berbeda kalau madu itu dicampur dengan bahan lain. Maka yang perlu kita lakukan adalah jeli ketika membeli:

  • Apakah madu itu madu murni atau madu yang sudah dicampur bahan lain?

Madu asli pasti ada rekasi kimia alami seperti fermentasi. Bisa juga mengalami perubahan warna, tapi itu tidak masalah jika dikonsumsi.

Madu hutan hasil petani anggota JMHI saya pastikan 100% murni. Setiap madu yang kita jual bisa dilusuri petaninya siapa, sumbernya dimana, penennya kapan.

3. Apakah semut bisa jadi indikator kemurnian madu?

Sering ada anggapan kalau madu yang asli tidak disemutin, atau sebaliknya justru madu yang asli itu disemutin.

Komposisi madu itu struktur karbohidrat kompleks; yaitu ada frucktose, glucose, sucrose. Harusnya secara normal, madu memang pasti didatangi semut.

Lalu,

  • kenapa ada yang disemutin dan ada yang tidak?

Yang membedakan adalah aroma bunganya, ada yang disukai semut ada juga yang tidak.

4. Apa bedanya antara Madu Hutan dan Madu Ternak?

Perbedaan Lebah Ternak dan Hutan

Lebah ternak merupakan jenis Apis cerana dan Apis melifera. Sedangkan lebah hutan (Apis dorsata) merupakan lebah madu Asia yang paling produktif menghasilkan madu.

Spesies ini berkembang hanya di kawasan sub-tropis dan tropis di Asia, sepeti Indonesia, Filipina, India, Nepal, dan tidak terdapat di luar asia.

Beda wilayah beda pula hasil madunya, bahkan hanya jarak beberapa kilometer atau dalam satu hutan, warna dan kadar airnya berbeda warna.

Di JMHI sendiri ada madu dari Sumbawa, Ujung Kulon, Kalimantan Barat, Sulawesi. Ibu dan anak-anak biasanya suka Sumbawa, karena ciri khasnya manis asam. Dewasa sampai kakek nenek cenderung ke Kalimantan karena manis sedikit pahit.

Curah Hujan Berpengaruh

Curah hujan juga berpengaruh. Jika curah hujan terlalu tinggi, otomatis bunga rontok dan lebah juga tidak mendapatkan makanan, sehingga produksi madu menurun.

Sebaliknya, cuaca panas yang ekstrim juga bisa berpengaruh, karena bunga tidak bisa bertahan dalam kondisi panas yang ekstrim. Inilah mengapa lebah madu jenis Apis dorsata hanya terdapat di iklim tropis dan sub-tropis, seperti di hutan Indonesia, karena curah hujan dan kondisi panas yang sedang mendukung kelangsungan hidup spesies ini, dengan catatan selama hutan masih terjaga dengan baik.

jaringan madu hutan indonesia
Setiap daerah penghasil memiliki cita rasa sendiri, mulai dari Sumbawa, Ujung Kulon, Kalimantan Barat, Sulawesi.

 

5. Mengonsumsi madu tidak boleh pakai sendok stainless?

Itu madu yang ada kandungan propolis. Kalau madu trigona atau melifera mungkin akan diedukasi seperti itu karena ada kandungan propolisnya.

Ketika alumunium bersentuhan dengan propolis, ia akan menimbulkan korosi, karat. Madu hutan tidak mengandung propolis.

6. Apakah semua madu organik?

Tidak. Madu JMHI dari Kalimantan Barat sudah ada sertifikat organik.