Benarkah Kombinasi Jahe, Temulawak, dan Kunyit Lebih Berkhasiat?

0
10354
jahe jamu

Beberapa saat lalu mendadak jamu kembali naik pamornya, ketika orang nomor satu di Indonesia—Presiden Jokowi, membagikan tips rahasia bugarnya.

Dalam akun Instagram resminya, beliau membeberkan kalau ia rutin meminum ramuan sehat itu selama 18 tahun!

Resep Pakde Jokowi adalah Jahe, temulawak, dan kunyit ditumbuk atau dirajang sampai halus lalu kemudian diseduh air panas, disaring, lalu diminum setiap pagi, sebelum mengawali hari.

Kini rempah-rempah termasuk jamu, naik daun lagi dan diburu karena dipercaya bisa membantu melawan virus corona yang sedang merebak. 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

Sejatinya baik temulawak, jahe, kunyit memiliki manfaatnya masing-masing. Mari kita lihat satu per satu manfaatnya.

Jahe

Kekuatan antibakteri pada jahe dapat menjaga kesehatan mulut. Ini termasuk menjaga bakteri mulut agar tidak tumbuh dan melindungi gigi dari infeksi gusi yang serius. Jahe juga dapat membantu meredakan perut mual, terutama selama kehamilan. Kandungan pada jahe bisa memecah dan menyingkirkan gas yang menumpuk di usus Anda.

Khususnya Jahe Merah telah terbukti memiliki daya hambat terhadap bakteri. Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa perasan jahe merah (Zingiber officinale var, Rubrum) efektif terhadap daya hambat bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans yaitu semakin tinggi konsentrasinya, semakin efektif daya hambatnya. 

Temulawak

Menurut penelitian Rumah Jamu Aliksa Medika Herbal, temulawak dapat menghambat proses radang karena kandungan zat kurkumin sebagai anti inflamasi yang menghambat prostaglandin (zat kimia yang dibutuhkan dalam proses reproduksi dan penyembuhan luka).

Kunyit

Kunyit kerap digunakan untuk mengobati radang sendi, mulas (dispepsia), sakit perut, perdarahan, diare, perut kembung, kehilangan nafsu makan, penyakit kuning, kolesterol tinggi, peradangan kulit, dan kelelahan. Kunyit juga efektif untuk mengharumkan badan, dan mengatasi haid tidak lancar.

BACA JUGA: Redakan Nyeri Dengan Secang. Ini Resepnya!

Kombinasi Dahsyat Ketiganya

Sejatinya jamu di Indonesia biasa digunakan sebagai obat turun temurun dari nenek moyang. Sebagai bagian dari tradisi, jamu juga digunakan untuk menjaga kebugaran tubuh dan pencegahan penyakit.

Jamu biasanya terdiri dari campuran berbagai tanaman obat keluarga yang mudah didapatkan sehingga seringkali disebut sebagai obat rumahan.  

Lantas, bagaimana bila dikombinasikan?

Menurut Dr. Rianti Maharani MSi, dokter herbal medik yang juga menjadi konsultan program pemberdayaan masyarakat Aliksa SRI Organik Indonesia, penggunaan jamu yang menggunakan berbagai macam bahan tanaman obat dapat menguatkan khasiat dari jamu tersebut.

“Misalkan kunyit bisa diramu dengan asem dan gula aren menjadi jamu kunyit asem dimana kunyit sebagai anti inflamasi kuat dapat bersinergi dengan asem yang salah satu manfaatnya untuk melancarkan darah pada saat menstruasi,” jelas Dr. Rianti.

Tak kalah penting dari sekadar membicarakan manfaat jamu adalah konsistensi dan kemauan untuk menjadikan ritual minum jamu sebagai kebiasaan sehat!

BACA JUGA: Habis sakit? Percepat Pemulihan Tubuh dengan Jahe Merah