Beli Hewan Peliharaan? Kenapa Tidak Adopsi?

Karena, seperti relasi antar manusia, sayang saja tidak cukup, butuh tanggung jawab untuk menunjukkan kesungguhan perhatian tersebut.

0
251
adopsi hewan lebih baik

Duh..lucu deh, jadi pengin punya anak anjing untuk disayang-sayang!

Kalau hanya sekadar sayang tidak cukup untuk menjadi alasan memelihara hewan seperti anjing dan kucing. Rasa sayang harus disertai dengan tanggung jawab, supaya ketika hewan peliharaan tersebut kehilangan kelucuannya yang bisa jadi disebabkan karena usia atau suatu hal, Anda tetap bisa merawatnya tanpa syarat.

Ini menjadi salah satu pesan dalam diskusi group Paprika Loca via Telegram, Rabu (24/7), bersama Lolita Saras dari Animal Friends Jogja Adoption (AFJ) dengan tema “Adopsi Hewan, Kenapa Tidak?”.

“Dalam perdagangan anjing ataupun kucing untuk peliharaan belum tentu memenuhi kesejahteraan satwanya. Banyak satwa yang terpaksa harus berada di kandang  untuk terus beranak-pinak , supaya bisa dijual,” demikian penjelasan Lolita.

BACA JUGA: Mau Hidup Lebih Bahagia? Pelihara Hewan Saja!

Apalagi ketika masih banyak satwa yang terlantar di jalanan. Jika Anda penyayang  binatang, rasanya mereka yang terlantar pun pantas mendapatkan kasih sayang Anda.  Sejatinya, ada banyak jenis, ras dari satwa yang diperjualbelikan sebenarnya tidak sesuai dengan iklim di Indonesia. Mereka Kemudian dikembangbiakkan untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Pentingnya memberikan kesadaran mengenai adopsi hewan, membuat tim AFJ kerap melakukan sosialisasi dan penyuluhan ke sekolah dan komunitas. Dan tentunya, edukasi ini tidak akan bisa berlangsung secara berkelanjutan bila hanya berhenti di AFJ saja tapi juga meluas dari relawan, lingkungan umum, pribadi, termasuk acara diskusi seperti yang dilakukan di Paprika Loca ini.

Menjaga Satwa adalah Tugas Kita Bersama

komitmen menjaga hewan
Mengadopsi berarti memiliki komitmen.

Sejauh ini, dikatakan Lolita, ada banyak yang salah sangka, menganggap kalau AFJ adalah tempat penampungan. “Kami meyakini kalau menampung dan rescue hewan bukanlah akar dari penyelesaian masalah kesejahteraan satwa,” tegas Lolita.

Menurut cerita Lolita, ada ratusan kucing dan 20 anjing di AFJ dari berbagai kasus penelantaran dan mereka ditempatkan di rumah-rumah relawan pribadi. Mereka semua dicarikan  keluarga masa depan melalui program AFJ.

Bersamaan dengan banyaknya kasus penelantaran yang ditemukan, AFJ selalu mengimbau untuk calon pengadopsi untuk mempertimbangkan dengan baik. Kalau belum siap adopsi, ada banyak pilihan lain untuk membantu satwa misalnya foster (asuh sementara) atau sponsor (semacam adopsi virtual). Ingin tahu lebih banyak informasi mengenai adopsi hewan dan kegiatan AFJ, cek langsung di http://www.animalfriendjogja.org/rescue.

BACA JUGA: Menginap di Eco Homestay, Membuat Traveling Anda Lebih Berkesan