Resep: Sirup Probiotik Alami dari Jahe, Lemon, Madu

0
8337
raw honey indonesia

Sudah tahu dong ya, pentingnya probiotik untuk tubuh kita?

Kalau belum coba baca dulu artikel Mengenal Probiotik, Si Bakteri Baik, yang dijelaskan Dokter Naturopati Riani Susanto, ND,CT.

Banyak sekali jenis probiotik yang tersedia di pasaran, dari Tempe, Yoghurt, Kombucha, Kimchi, Kefir, hingga Sauerkraut. Anda bisa membelinya atau bisa juga membuatnya sendiri. Hanya saja memang membuat makanan atau minuman probiotik ini tidak terlalu mudah.

Tapi ada probiotik yang cukup mudah untuk kita bikin sendiri. Bahannya pun tidak banyak. Rendaman jahe dan lemon ini sering juga disebut sirup probiotik, karena seperti sirup, kita bisa menambahkannya pada minuman seperti air, teh, atau air jahe.

Bisa juga diminum begitu saja untuk pengobatan rumahan, misalnya ketika anak batuk atau pilek. Ya, persis seperti obat batuk sirup! Bedanya, obat ini memakai bahan-bahan alami yang baik untuk tubuh. Rasanya yang cenderung manis (tergantung komposisi jahe dan lemon) tidak akan membuat Anda bekerja keras merayu anak untuk meminumnya.

Berikut resep sirup probiotik berdasarkan yang telah kami coba di dapur Paprika Living. Tidak ada resep baku, Anda bisa menyesuaikan resep ini sesuai selera selama bahan-bahannya sesuai. Selamat mencoba!

Bahan:

  • 2 buah lemon (280 gr)
  • Jahe 200 gr
  • Madu alami 250 gr

Cara Membuat:

1. Gosok lemon dengan garam untuk melepas wax/lilin yang melapisi kulitnya

2. Bersihkan jahe

2. Iris tipis jahe dan lemon

3. Masukkan dalam toples kaca. Bisa disusun selang-seling jahe dan lemon. Sediakan ruang, jangan terlalu padat.

4. Tuang madu ke dalam toples mengaliri susunan jahe dan lemon. Pastikan semua terendam oleh madu. Tutup rapat.

5. Diamkan 7 hari di suhu ruang. Kocok toples sebentar 1 kali, setiap hari. Setelah beberapa hari (kalau kami 3 hari), akan muncul gelembung atau buih-buih hasil fermentasi.

6. Setelah 7 hari, sirup sudah bisa digunakan. Pisahkan cairannya, simpan di kulkas. Lemon dan jahenya bisa dimakan seperti manisan.

Catatan:

  • Lemon bisa impor atau lokal
  • Jahe bisa jahe biasa atau untuk lebih “pedas” bisa pakai jahe merah
  • Madu adalah bahan yang penting dalam resep ini, baik untuk khasiatnya, ataupun rasanya. Maka itu gunakanlah madu alami atau bukan madu pabrikan yang banyak gulanya. Idealnya yang digunakan adalah madu tanpa pemrosesan (raw honey). Kami memakai Red Baduy Forest Honey yang merupakan Raw Natural Honey, madu asli hasil lebah liar (bukan lebah ternak) dari hutan Baduy di Banten.
  • Komposisi jahe dan lemon bisa Anda sesuaikan selera.
  • Setelah 7 hari, untuk menghentikan proses fermentasi, keluarkan jahe dan lemon. Simpan cairan ke dalam botol dan simpan di kulkas.
  • Jika Anda menambahkannya dengan cairan lain, pastikan jangan terlalu panas karena dapat mematikan probiotik.

Kegunaannya 

Jahe, lemon dan madu memiliki khasiatnya sendiri-sendiri. Saat bergabung, cairan ini bisa menjadi pengusir lelah atau minuman sehat sehari-hari untuk memelihara kesehatan. Anda juga bisa meminumnya saat gejala flu atau batuk datang. Dapat diminum kapan saja oleh seluruh anggota keluarga. Ya, termasuk anak-anak!

Kelebihannya

  • Tanpa kadaluarsa,
  • Terbuat dari bahan alami,
  • Mengandung probiotik,
  • Dan rasanya enak…

Selamat mencoba!

Baca juga: Happy Gut, Happy You!

Baca juga: Mengapa Semut Tidak Bisa Jadi Indikator Untuk Menentukan Keaslian Madu? Dan Pertanyaan Lain Seputar Madu