Coba Cek, Apakah Lipstik Anda Mengandung Bahan-Bahan Berbahaya ini?

0
247
amankah lipstik anda?
Photo by Jakub Gorajek on Unsplash

Bagi para perempuan, benda yang satu ini mungkin tak pernah lupa Anda kenakan setiap hari. Namun, apakah Anda sudah tahu persis apa saja formulasi yang terdapat di dalamnya? Amankah komponen tersebut untuk kesehatan? Bersama Paprika Living, mari mengupas beberapa fakta seputar komposisi lipstik yang penting untuk Anda ketahui.

  1. Tahukah Anda bahwa beberapa pemulas bibir seperti lipstik dan juga lip gloss seringkali mengandung senyawa butylated hydroxyanisole, sering disebut BHA, yang seharusnya berfungsi sebagai pengawet namun diduga dapat menyebabkan kanker? Menurut sejumlah riset yang dilakukan pada hewan, BHA ternyata mengakibatkan tumor dan disimpulkan sebagai zat yang bersifat karsinogen. Tidak hanya itu, BHA juga dapat terakumulasi di dalam tubuh dan dapat berujung pada reaksi alergi pada beberapa orang. Sebut saja ruam dan kemerahan, gatal-gatal, atau bahkan rasa sesak di dada. Dampaknya mungkin saja tak akan terlihat sekarang, namun kita tidak pernah tahu apa yang terjadi dengan pemakaian rutin. (Sumber: 1)
  2. Jika Anda kebetulan sedang hamil, penggunaan kosmetik tentunya harus diperhitungkan lagi secara lebih hati-hati. Phthalate yang kerap dikatakan bertanggung jawab atas kondisi cacat pada janin ternyata sempat banyak terdapat di dalam produk makeup seperti lipstik bahkan dari lini kenamaan sekalipun. Setelah dites, beberapa pewarna bibir juga diklaim mengandung glikol yang bersifat racun. (Sumber: 2)
  3. Untuk mencegah perkembangan bakteri, biasanya beberapa produsen kosmetik menambahkan imidazolidinyl urea sebagai zat antimikroba yang mencegah bertumbuhnya jamur. Akan tetapi, senyawa tersebut juga terkenal dapat merilis formaldehyde yang memicu berbagai macam efek samping seperti iritasi kulit, sakit kepala, mual, hingga gangguan pernapasan seperti contohnya serangan asma. (Sumber: 3)
  4. Para peneliti di University of California, Berkeley telah menemukan adanya timbal, cadmium, aluminum, chromium, dan setidaknya lima bahan metal lainnya dalam 28 lipstik yang diuji coba di sebuah riset. Mirisnya, merek-merek tersebut merupakan produk yang cukup lazim didapati di pasaran. Adanya kandungan logam sebetulnya merupakan fenomena yang tak jarang ditemui. Hanya saja, kadarnya yang menjadi masalah karena berpotensi membahayakan kesehatan jika sampai terabsorpsi atau tak sengaja termakan. Sebagai contoh, ekspos terhadap konsentrasi mangan yang tinggi dalam jangka panjang bisa meracuni sistem saraf. Sedangkan chromium seringkali dikaitkan dengan kemunculan sel tumor. (Sumber: 4)

Solusinya? Kurangi pemakaian lipstik! Jika masih merasa sulit untuk menghilangkan peran kosmetik satu ini dari keseharian, setidaknya yang dapat Anda lakukan sekarang adalah menggunakan tisu untuk menyerap kelebihan lipstik di bibir segera setelah aplikasi. Atau, Anda juga dapat mengecup bibir tangan untuk menetralisasinya. Selain itu, hindarkan kosmetik Anda dari jangkauan anak-anak!