Apa Bedanya Cacao dan Cocoa?

0
966
biji coklat
photo: Bunga Sirait

Cacao adalah buahnya (buah kakao, buah coklat). Cocoa adalah hasil olahannya atau coklat bubuk yang tak lain adalah Cacao dicampur bahan lain seperti susu dan gula.

Perbedaan Cacao dan Cocoa

Namanya yang mirip sering bikin orang bingung, tapi setelah ini kamu tidak akan bingung lagi, palingan juga ketuker…

Cocoa merupakan hasil olahan biji cacao yang akhirnya berbentuk bubuk cokelat yang dicampur susu dan gula. Cocoa inilah yang banyak dipakai sebagai bahan baku dalam pembuatan cokelat batangan, cokelat blok, atau butiran cokelat. Nah, kalau Cacao adalah tanamannya.

“Cacao merujuk pada jenis buah atau tanamannya. Biji cacao digunakan untuk membuat cocoa. Cocoa adalah produk olahan dari biji cacao, biasanya berbentuk powder berwarna cokelat,” simpul Pakar Gizi, Aviani Harfika SGz.

Buah Kakao
Ini adalah buah Kakao atau buah Cokelat

Biji cacao (Theobroma cacao L.) sendiri berasal dari Amerika Selatan tapi kini, pohonnya telah ditanam di berbagai kawasan tropika. Cacao kerap juga disebut dengan buah cokelat.

Jawara penghasil Cacao yang terkenal adalah Pantai Gading dan Ghana, yang selalu berada di urutan teratas dunia sejak 1980-2018. Indonesia sendiri juga termasuk produsen Cacao, namun baru tercatat di urutan 3 besar dunia pada 1996. Daerah Sulawesi (Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat) adalah 3 dari 10 provinsi yang paling banyak menghasilkan Cocoa. Jadi buah coklat hasil dari Pantai Gading, Ghana, termasuk dari negara Indonesia adalah yang paling banyak beredar memenuhi kebutuhan kakao dunia.

Berdasarkan pengolahannya, bubuk Cocoa terbagi atas dua jenis, yaitu proses alami dan dutch.

  • Proses alami

Cocoa yang diolah melalui proses alami memiliki cita rasa yang cukup pahit dengan kadar lemak yang rendah. Cocoa jenis inilah yang kerap dijadikan campuran dalam membuat kue.

  • Dutch

Cocoa yang melalui proses pengolahan dutch warnanya lebih gelap dan lembut. Cocoa jenis inilah yang kerap disebut dark cocoa.

Bubuk Kokoa

Cocoa Baik untuk Kesehatan Kulit

“Menurut penelitian Scapagnini et al 2014, cocoa memiliki potensi yang bermanfaat untuk kulit. Karena, dapat melindungi kulit dari radikal bebas dan mencegah terjadinya inflamasi pada kulit,” jelas Aviani.

Saat ini, cocoa sering dijadikan bahan pokok produk perawatan kulit karena berbagai kandungannya yang bermanfaat untuk kulit. Antioksidan yang terdapat dalam cocoa dapat melindungi kulit dari dampak buruk radikal bebas, sehingga kulit terhindar dari keriput hingga mengurangi risiko kanker.

“Antioksidan jenis polifenol memiliki peran protektif terhadap sel-sel tubuh, sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit,” kata Aviani.

Senyawa polifenol juga membantu mengurangi penuaan dini dan degenerasi kulit. Senyawanya dapat memperbaiki aliran darah ke kulit, lalu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV.

Selain itu, asam lemak tinggi yang terdapat di dalam cocoa dapat melembapkan dan  memberikan nutrisi pada kulit, dan meningkatkan kekenyalan kulit. Saat kulit kering, vitamin A, C, dan E nya juga membantu menjaga kelembapan saat kulit kering, dan bibir pecah-pecah.

Anda memiliki kulit yang cenderung sensitif? Cocoa dapat digunakan untuk menenangkan kulit yang sensitif. Cocoa juga dapat memberi efek dingin, memperbaiki bekas luka bakar, dan juga dapat membantu mengatasi masalah kulit yang terkena sinar matahari langsung.

Nah, untuk Anda yang ingin merawat kecantikan dengan bahan alami, Anda bisa mencoba menggunakan cocoa. Cocoa ya, bukan Cacao!

BACA JUGA: Amankah Bahan-Bahan Dalam Produk Perawatan Tubuh Anda?