Apa Perbedaan Cocoa dan Cacao?

0
168
biji coklat
photo: Bunga Sirait

Perbedaan Cocoa dan Cacao

Namanya yang mirip sering bikin orang bingung. Nah setelah ini Anda tidak akan bingung lagi! Cocoa merupakan hasil olahan biji cacao yang berupa bubuk cokelat yang telah dicampur susu dan gula. Cocoa digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan cokelat batangan, cokelat blok, atau butiran cokelat.

“Cacao merujuk pada jenis buah atau tanamannya. Biji cacao digunakan untuk membuat cocoa. Cocoa adalah produk olahan dari biji cacao, biasanya berbentuk powder berwarna cokelat,” jelas Pakar Gizi, Aviani Harfika SGz.

Buah Kakao

Biji cacao (Theobroma cacao L.) sendiri berasal dari Amerika Selatan. Kini, pohonnya telah ditanam di berbagai kawasan tropika. Cacao kerap juga disebut dengan buah cokelat.

Menurut studi yang dilakukan FAO pada 2013, Indonesia merupakan negara ke-tiga penghasil kakao dengan presentasi 17% produksi dunia lho.

Sedangkan, pada 2018 lalu, total nilai ekspor cacao Indonesia menembus angka 1,12 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan 2017. (https://news.trubus.id/baca/26121/total-ekspor-kakao-indonesia-pada-2018-tembus-112-miliar-dolar-as)

Berdasarkan pengolahannya, bubuk cocoa terbagi atas dua jenis, yaitu proses alami dan dutch.

  • Proses alami

Cocoa yang diolah melalui proses alami memiliki cita rasa yang cukup pahit dengan kadar lemak yang rendah. Cocoa jenis inilah yang kerap dijadikan campuran dalam membuat kue.

  • Dutch

Cocoa yang melalu proses pengolahan dutch memiliki warna yang lebih gelap dan lembut. Cocoa jenis inilah yang kerap disebut dark cocoa.

Bubuk Kokoa

Cocoa Baik untuk Kesehatan Kulit

“Menurut penelitian Scapagnini et al 2014, cocoa memiliki potensi yang bermanfaat untuk kulit. Karena, dapat melindungi kulit dari radikal bebas dan mencegah terjadinya inflamasi pada kulit,” jelas Aviani.

Saat ini, cocoa sering dijadikan bahan pokok produk perawatan kulit karena berbagai kandungannya yang bermanfaat untuk kulit. Antioksidan yang terdapat dalam cocoa dapat melindungi kulit dari dampak buruk radikal bebas, sehingga kulit terhindar dari keriput hingga mengurangi risiko kanker.

“Antioksidan jenis polifenol memiliki peran protektif terhadap sel-sel tubuh, sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit,” kata Aviani.

Senyawa polifenol juga membantu mengurangi penuaan dini dan degenerasi kulit. Senyawanya dapat memperbaiki aliran darah ke kulit, lalu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV.

Selain itu, asam lemak tinggi yang terdapat di dalam cocoa dapat melembapkan dan  memberikan nutrisi pada kulit, dan meningkatkan kekenyalan kulit. Saat kulit kering, vitamin A, C, dan E nya juga membantu menjaga kelembapan saat kulit kering, dan bibir pecah-pecah.

Anda memiliki kulit yang cenderung sensitif? Cocoa dapat digunakan untuk menenangkan kulit yang sensitif. Cocoa juga dapat memberi efek dingin, memperbaiki bekas luka bakar, dan juga dapat membantu mengatasi masalah kulit yang terkena sinar matahari langsung.

Nah, untuk Anda yang ingin merawat kecantikan dengan bahan alami, Anda bisa mencoba  cocoa. Cocoa ya, bukan Cacao.

Demikian dari Perbedaan Cocoa dan Cacao, semoga bermanfaat

BACA JUGA: Amankah Bahan-Bahan Dalam Produk Perawatan Tubuh Anda?