10 Jenis Minyak Goreng yang Baik untuk Kesehatan

0
8160

6. Minyak Kelapa

coconut oil

Banyak orang percaya minyak kelapa baik salah satunya karena titik asap yang relatif tinggi, yaitu 177 derajat celcius sehingga membuatnya lebih stabil untuk dipakai memasak.

Minyak kelapa sangat berbeda dari kebanyakan minyak goreng lainnya. Ia mengandung rantai asam lemak medium sekitar 90 persen yang digunakan hati sebagai sumber energi. Asam lemak ini juga akan meningkatkan kolesterol baik. Selain itu dia juga memiliki kandungan asam laurat lemak jenuh yang tinggi, yaitu sekitar 40 persen dari total kandungan lemaknya.

7. Minyak Wijen

sesame oil

Sering digunakan dalam masakan Asia, India, dan Timur Tengah, minyak wijen adalah campuran lemak tak jenuh ganda yang baik 46 persen dan lemak tak jenuh tunggal 40 persen sehingga dianggap sebagai kombinasi yang baik.

Kandungan lemak jenuhnya hanya 14 persen, smoke point dari minyak wijen yaitu 177 derajat celcius dan termasuk minyak goreng yang menyehatkan jantung.  Minyak wijen memberikan rasa khas pada hidangan apa pun, terutama minyak wijen panggang, yang memiliki warna lebih gelap dan rasa lebih berani. Tempatkan minyak wijen di dalam kulkas setelah Anda membukanya.

8. Minyak Biji Anggur

minyak anggur

Minyak goreng serbaguna ini diekstraksi dari biji anggur yang tersisa dari pembuatan anggur. Minyak ini banyak jadi favorit para koki dan pecinta kuliner karena rasanya yang ringan dan dapat dikombinasikan dengan rasa lain yang lebih kuat.

Minyak Biji Anggur bisa dijadikan minyak serbaguna karena dapat digunakan untuk menumis dan memanggang, atau unsur dressing salad.

Minyak biji anggur memiliki smoke point 216 derajat celcius dan persentase lemak tak jenuh ganda yang tinggi 71 persen tak jenuh ganda, 17 persen tak jenuh tunggal, 12 persen jenuh, dengan profil asam lemak yang mirip dengan minyak kedelai 61 persen lemak tak jenuh ganda, 24 persen tak jenuh ganda, 15 persen tak jenuh.

9. Minyak Kacang Tanah

Peanut oil

Di antara minyak goreng, minyak kacang memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal tertinggi sekitar 49 persen. Minyak kacang memiliki smoke point 232 derajat celcius dan mempunyai persentase lemak tak jenuh ganda yang serupa 33 persen dengan minyak kanola.

Persentase lemak jenuh 18 persen lebih tinggi daripada minyak nabati lainnya dan masih memiliki lemak jenuh lebih sedikit daripada minyak kelapa atau kelapa sawit. Minyak beraroma dengan warna pucat dan aroma kacang, minyak kacang bisa tahan terhadap panas tinggi dan merupakan pilihan yang baik untuk memasak makanan.

10. Minyak Biji Bunga Matahari

Sunflower oil

Warnanya terang dan tanpa aroma menyengat. Biji bunga matahari atau biasa dikenal sebagai kuaci, merupakan sumber nutrisi baik, yaitu vitamin E yang juga dikenal sebagai gamma-tocopherol. 

Setiap 1 sendok makan minyak bunga matahari mengandung setidaknya 8,9 gram asam linoleat, yang merupakan enam asam lemak tak jenuh ganda (omega- 6). Menurut Linus Pauling Institute, lemak jenis ini merupakan bagian penting dari diet yang sehat. Untuk mendapatkan manfaat omega-6 kita membutuhkan 11 sampai 14 gram omega-6 per hari.

Minyak biji bunga matahari mempunyai smoke point 227 derajat celcius dan kandungan lemak tak jenuh gandanya 69 persen dan lemak tak jenuh tunggal 20 persen, sedangkan lemak jenuhnya hanya 11 persen, dan membuat minyak ini diklaim pilihan sehat buat jantung.