10 Fakta Seru Seputar Alpukat

0
474
10 Fakta Seru Seputar Alpukat
10 Fakta Seru Seputar Alpukat

Jika ada buah yang paling kaya akan nutrisi dan banyak digemari baik tekstur maupun cita rasanya, bisa dipastikan itu adalah alpukat.

Buah berkulit coklat tua dan daging hijau cerah ini mengandung banyak vitamin, mineral, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

Meski hadir musiman, alpukat selalu jadi primadona tiap kali musimnya tiba. Pasalnya, buah ini cocok dipakai untuk beragam olahan mulai dari jus, topping kue, es campur, hingga sandwich.

Sejarah dari Manfaat Buah Alpukat
Sejarah dari Manfaat Buah Alpukat

10 Fakta Seru Seputar Alpukat yang Sangat Menarik Kita Bahas Saat Ini!

Namun, masih banyak hal-hal menarik lain tentang alpukat. Buah ini memiliki fakta tersembunyi seputar buah, nutrisi, cara memasak, bahkan sejarah masa lalu. Berikut di antaranya:

#1. Alpukat adalah salah satu makanan tertua yang dikonsumsi manusia. Pertama kali dikonsumsi pada 8.000 SM.

#2. Bagi bangsa Aztec, alpukat adalah simbol cinta dan kesuburan. Hal itu berdasarkan cara tumbuh alpukat yang tidak bisa melakukan penyerbukan tunggal, melainkan tumbuh berpasangan.

#3. Meski sering dikategorikan dalam sayuran, tetapi secara teknis alpukat termasuk dalam buah. Karena alpukat adalah berry dengan benih tunggal yang tumbuh di pohon.

#4. Ada ratusan jenis alpukat di dunia, mulai dari yang berbeda bentuk hingga warna daging dan ketebalan kulit.

Sebagian bahkan berbentuk seperti buah pir. Salah satu jenis alpukat yang cukup unik adalah bacon yang hanya bisa ditemui pada transisi musim gugur ke semi.

#5. Kalau selama ini kita menilai kematangan alpukat dari warna kulit, ternyata masih ada cara lain yang lebih akurat.

Caranya, rasakan tekstur daging alpukat dengan dekapan kedua telapak tangan. Alpukat yang matang akan terasa keras, tetapi tetap bisa melunak jika ditekan.

#6. Salah satu cara untuk membuat alpukat lebih cepat matang adalah dengan menyimpannya di dalam kantong kertas coklat polos di suhu ruangan.

Selain itu, menambahkan apel atau pisang di dalam kantong juga akan mempercepat proses pematangan.

#7. Meski hanya daging buah alpukat yang dimakan, tetapi kita tetap harus mencuci kulit alpukat hingga bersih. Hal itu untuk menghindari kuman yang menempel pada tangan dari kulit saat kita mengorek daging alpukat.

#8. Alpukat bebas kolesterol.

#9. Dalam satu alpukat mengandung 20 vitamin, mineral, dan fitonutrien yang berbeda.

#10. Penggunaan alpukat bersama mentega saat memanggang bisa membuat panggangan lebih lembab dalam jangka waktu yang lama.